Tampilkan postingan dengan label Tanaman Buah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tanaman Buah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 November 2011

Manfaat Buah Anggur


Bangsa arab kuno mengatakan bahwa banyak sekali manfaat medis pada buah anggur dan buah-buah lainnya. Mereka banyak mengambil manfaat sebagai makanan dan obat. Di antara perkataan bangsa arab kuno adalah bahwa "Anggur memperlancar pencernaan, berguna bagi usus, baik untuk orang sakit, untuk vitalitas seks, baik untuk tubuh memproduksi darah baru, berguna untuk dada dan paru-paru, merupakan buah berkualitas, berminyak, memperbaiki ginjal yang busuk, membersihkan darah, mengimbangi temperamen, melancarkan dan membersihkan saluran pencernaan, berguna untuk penyakit saraf, radang, paru-paru, dan sembelit". 

Daun-daun anggur yang dimasak sampai mendidih seperti minuman teh memiliki keistimewaan untuk penyaluran air kencing, dan bahkan membersihkan pada kondisi disentri, mencret, dan penyumbatan air kencing, dan penyakit kuning. Juga meringankan kadar asam urik, mengawasi fungsi hati yang dapat mengakibatkan diuresis (melimpahkan air kencing). Anggur juga membantu penyimpanan zat-zat ozot dan lemak sehingga melawan keletihan badan secara umum. 

Dokter Yunani Deskoredes, meyakinkan bahwa anggur menyembuhkan dari demam panas, pendarahan pada dada, disentri, dan penyakit hati. Sebagaimana buah kismis yang dikeringkan di bawah matahari digunakan untuk memperlunak penyakit dada dan peyakit paru-paru, hati ginjal dan urinary bladder (kandung kemih). Adapun daunnya anggur digunakan sebagai anti penyakit kulit dan menghentikan pendarahan pada wanita. 

Anggur dalam medis modern telah diteliti dan ditemukan bahwa anggur mengandung potassium, mangan, kalsium, magnesium, sodium, besi, khlor, fosfor, dan yodium dalam kadar tinggi. Anggur kaya dengan vitamin A, B, dan C. juga mengandung 1 kilo dari 120-150 gram gula murni, kadarnya bertambah 15 % ketika anggur semakin masak. Unsure lain yang dikandung adalah seperti ASI yang berfungsi sebagai makanan efektif, sudah mencukupi hanya dengan mengonsumsinya dalam bulan-bulan pertama dari kehidupan bayi. Dengan demikian, anggur dipandang buah-buahan yang sempurna dan kaya dengan bahan-bahan gizi.

Para dokter natural menasihatkan untuk mengonsumsi 200 gram anggur setiap sebelum sarapan pagi atau 5 jam setelah sarapan pada musim anggur. Keistimewaannya akan memelihara tubuh dari berbagai tubuh dari berbagai kekurangan dan cacat. Adapun cara melakukan pengobatan dengan menggunakan anggur adalah dengan sebisa mungkin penderita mengonsumsinya sebelum sarapan, lalu berjemur dibawah matahari, menghirup udara bersih, melakukan latihan olahraga, berjalan kaki, dan berwisata. Pada setiap kali merasakan lapar, makanlah beberapa anggur. Pola penyembuhan ini dilakukan hingga beberapa minggu sampai kembali kuat dan sembuh. 
Dokter kelas dunia John Faelni, tokoh dokter natural mewasiatkan beberapa hal berikut terkait dengan pemanfaatan anggur : 

Meminum sari anggur antara 700-1400 gram untuk pengobatan beberapa 
penyakit berikut ini ; diuresis, membersihkan usus, membasmi asam folic, 
membantu pengeluaran empedu, menghancurkan pasir-pasir, membasmi, 
penyakit persendian, sembelit, keracunan, ambeien, dan beberapa kondisi 
TBC. 

Untuk menghancurkan racun, minumlah 3 gelas sari anggur setiap hari setelah makan berjangka lama. 

Anggur matang untuk memperlancar dan pembersih. 

Sari anggur yang tidak matang dapat bermanfaat untuk kondisi; sesak dada, kemerahan kulit, dan pengeluaran darah. 

Air yang mengalir pada pohon (daun) anggur di musim semi di ambil satu sendok kopi di pagi hari penangkal batu kemih dan pasir-pasir kemih serta empedu. 

Kismis mengandung keistimewaan anggur segar. 

Angur dapat pula digunakan untuk bagian luar tubuh; 
- mencuci muka dengan sari (jus) anggur; lalu membiarkan selama 10 menit, kemudian mencucinya dengan air hangat dengan menambah sedikit karbonat soda 
- di buat dari air pohon anggur sebagai obat luka yang menyembuhkan, juga digunakan setetes airnya sebagai anti merah mata. 
Minyak biji anggur telah popular di beberapa wilayah. Semoga penelitian tentangnya dapat membuahkan hasil agung bagi manusia. Baik untuk makanan maupun pengobatan. Oleh karena itu, makanlah anggur maka anda akan sehat dari panyakit. 

Minggu, 07 Agustus 2011

Manfaat Buah Kurma Untuk Puasa

Puasa bukan hanya kegiatan yang harus dilakukan untuk memenuhi kewajiban keagamaan. Di luar tujuan rohani, puasa juga dapat menjaga kesehatan apabila dilakukan dengan benar, misalnya mengatur pola makan. Dengan menurunkan porsi makanan berat, puasa Sebetulnya baik bagi lambung karena waktu makan lebih teratur, dan jenis makanan lebih terstruktur.
http://faktabukanopini.blogspot.com/
Hal ini disampaikan Achmad Chodjim, seorang penceramah yang biasa memberikan tausiyah pada beberapa event keagamaan. “Padatnya pekerjaan membuat kita tertekan. Ditambah lagi perut yang lapar, membuat puasa semakin terasa berat dan timbul rasa malas. Padahal, kalau semuanya diatur, kita tidak akan merasa depresi saat berpuasa,” ujar Achmad, Di kutip dari Kompas.

Pertama-tama yang harus dilakukan menurut Achmad adalah tidak menganggap pekerjaan sebagai beban. “Saat berpuasa, beraktivitas seperti biasa. Jangan merasa sedang berpuasa sehingga tidak ada bedanya bekerja sambil puasa atau tidak puasa. Lalu, perlu diingat bahwa yang sedang berpuasa adalah kita, bukan orang lain. Jadi biarkan saja teman-teman kantor yang tidak berpuasa, makan di depan kita. Atau kalau harus meeting di luar kantor dan itu di tempat makan, tidak perlu protes,” jelas Achmad.

Menurutnya, saat berpuasa kita harus kuat dengan godaan. Kalau memang sudah niat, kita tidak perlu meminta orang lain ikut-ikutan puasa untuk menghargai kita. Justru kita yang harus menghargai mereka yang tidak berpuasa, dengan tidak membiarkan mereka kelaparan. Kelak kita akan terbiasa berpuasa dalam keadaan apapun, tanpa merasa depresi.

Achmad menambahkan, puasa sebetulnya hanya mengubah jam makan dari siang menjadi malam. Oleh karena itu, porsi makan ketika berbuka puasa juga tidak boleh berlebihan karena lambung akan mengalami kejutan sehingga bekerja lebih keras.

“Sebaiknya berbuka dengan yang manis, salah satu contohnya adalah kurma. Makan dua sampai tiga butir kurma dan air putih cukup untuk berbuka untuk mengantarkan perut yang kosong agar siap menerima makanan berat,” ungkap penulis sejumlah buku tentang spiritualitas ini.

Menurutnya kurma dapat menetralisasi lambung dan membantu proses detoksifikasi setelah sehari penuh berpuasa. “Setelah makan kurma dan minum air putih, Anda bisa sholat magrib dulu, bahkan bisa menunda makan sampai selesai sholat tarawih,” tambahnya.

Setelah itu, silakan mengonsumsi makanan berat dengan mengurangi karbohidrat. Sebab, meski kandungannya sedikit, namun karbohidrat memiliki ampas yang banyak. Memaksa mengonsumsi makanan yang berat dari segi karbohidrat akan membuat Anda merasa mengantuk setelah sahur dan berbuka, karena perut yang kosong dipaksa mengolah makanan-makanan berat.

Mengurangi porsi makanan berat, terutama karbohidrat, juga dapat membantu lambung bekerja lebih baik saat berpuasa. Selain itu, mengkonsumsi gula alami dari buah-buahan terutama kurma, dapat menambah daya tahan tubuh dan membantu masa penyembuhan setelah sakit.

Achmad mengungkapkan bagaimana orang-orang di daerah Timur Tengah yang gersang dapat menahan lapar dan haus dalam kehidupan sehari-hari karena kebiasaan mereka mengonsumsi kurma. “Di Arab, air minum itu langka. Maka masyarakat banyak mengonsumsi kurma untuk menghilangkan haus sekaligus lapar,” jelasnya.

Untuk menetralisasi lidah setelah berpuasa, orang gemar minum sirup. Namun, Achmad menyarankan untuk mengonsumsi kolak saja. Banyak iklan minuman sirup saat bulan Ramadan menurutnya kurang tepat, karena sirup tidak baik diminum setelah berbuka. Sesekali memang tidak apa-apa, tetapi kalau manisnya berlebihan dan diminum terus-menerus, sirup bisa merusak metabolisme tubuh.

Lagipula, kini kurma juga tak hanya bisa dikonsumsi sebagai buah biasa. Sudah banyak jenis kue yang terbuat dari kurma dan dijual di toko-toko kue atau pusat penjualan kurma. Mengonsumsi kue-kue yang terbuat dari kurma juga bisa dipilih untuk berbuka dengan makanan ringan tetapi sehat.
http://www.whooila.com/2011/07/manfaat-buah-kurma-untuk-puasa.html

10 Cabe Terpedas di Dunia

Cabai adalah buah dan tumbuhan anggota genus Capsicum. Buahnya dapat digolongkan sebagai sayuran maupun bumbu, tergantung bagaimana digunakan. Sebagai bumbu, buah cabe yang pedas sangat populer di Asia Tenggara sebagai penguat rasa makanan. Bagi seni masakan Padang, cabe bahkan dianggap sebagai "bahan makanan pokok". Sangat sulit bagi masakan Padang dibuat tanpa cabai. Nah inilah 10 cabe berdasarkan tingkat kepedasannya yang diukur menggunakan Scoville rating.

10. Bell pepper

Scoville rating : 0
Bell pepper ini biasanya terdapat dalam 4 warna, yaitu merah, kuning, hijau, oranye. Bell Pepper kadang dikelompokkan ke dalam cabe yang kurang pedas atau "sweet peppers". Namun terdapat paprika langka berwarna putih dan ungu, tergantung dimana mereka ditanam dan dari varietas apakah mereka. Paprika hijau berasa lebih pahit dibandingkan dengan paprika merah, kuning atau oranye.

9. Pimento
http://faktabukanopini.blogspot.com/
Scoville rating : 100-500
Pimento atau cabe cheri adalah cabe yang besar, merah berbentuk seperti hati, panjang antara 7 - 10 cm lebar 5-7 cm. Daging buahnya termasuk manis, berair, dan lebih beraroma dibandingkan dengan paprika merah. Namum beberapa varietas dari pimento ini cukup pedas. Pimento atau pimentão sendiri adalah bahasa Portugis dari "bell pepper".

8. Anaheim Pepper
http://faktabukanopini.blogspot.com/
Scoville rating : 500-2500
Nama Anaheim sebenarnya adalah nama sebuah daerah. Nama itu diberikan karena ada seorang petani bernama Emilio Ortega yang membawa benih cabe ini ke daerah Anaheim pada awal tahun 1900. Sebutan lainnya adalah California Chile atau Magdalena. Varietas cabe ini yang tumbuh di New Mexico memiliki tingkat kepedasan yang lebih tinggi, yaitu sekitar 4500 sampai 5000 Scoville units.

7. Jalapeño

Scoville rating : 2500-8000
Bentuknya kaya terong, tapi itu bukan terong, itu cabe jalapeño. Cabe ini sudah termasuk panas, dan sudah dapat memberikan sensasi terbakar saat memakannya (pedas). Panjang cabe ini antara 5 - 9 cm. Cabe ini berasal dari Meksiko. Di Meksiko terdapat lahan seluas 160 km persegi yang hanya digunakan untuk menanam cabe jenis ini! Daerahnya terutama di lembah sungai Papaloapan, sebelah utara Veracruz.

6. Serrano Pepper

Scoville rating : 10.000-23.000
Cabe ini juga dari Meksiko, di daerah pegunungan Meksiko. Rasa pedasnya menggigit, lebih pedas dari jalapeño, dan biasanya dimakan mentah - mentah. Bentuknya memang mirip dengan cabe rawit dari Indonesia, tapi ini adalah spesies yang berbeda.

5. Cayenne pepper

Scoville rating : 30.000-50.000
Merah Cabe! Benar-benar cabe yang menunjukkan ke-cabe-annya melalui warnanya. Cabe ini namanya Cayenne atau Guinea Pepper atau Bird Pepper. Cabe ini adalah cabe merah yang pedas, digunakan untuk bumbu masakan ataupun untuk keperluan medis. Namanya berasal dari kota Cayenne di French Guiana. Cabe ini digunakan untuk masakan pedas, baik dalam bentuk utuh ataupun bubuk. Bahkan cabe ini juga digunakan untuk herbal.

4. Thai Pepper

Scoville rating : 50.000–100.000
Thai Pepper dalam bahasa Indonesia. Cabe Rawit, Sunda. Cengek, Thailand Thai. พริกขี้หนู phrik khi nu, Tagalog. siling labuyo. Cabe ini banyak terdapat di Thailand dan tetangganya seperti Kamboja, Vietnam, Indonesia, dan sekitarnya. Ternyata orang Indonesia memang kuat pedas, buktinya cabe yang biasa "dimakan" sehari-hari saja berada di ke-4.

3. Habanero pepper

Scoville rating : 100.000–350.000
Cabe ini adalah salah satu cabe yang amat pedas pada genus-nya, yaitu capsicum. Saat mentah berwarna hijau, saat matang warnanya oranye atau merah. Namun kadang terlihat juga warna putih, coklat dan bahkan pink! Ukuran panjang sekitar 2-6 cm. Cabe ini banyak berasal dari Yucatan dan daerah sekitar pantainya. Nama cabe ini berasal dari kota di Cuban, kota di La Habana. Walaupun tempat itu bukanlah tempat asalnya, namun cabe ini banyak deperjualbelikan disana.

2. Red Savina Pepper

Scoville rating : 350.000-580.000
Cabe ini adalah varietas khusus dari cabe Habanero, yang dikembangbiakkan khusus agar mendapat cabe yang lebih pedas, besar dan berat. Frank Garcia di Walnut, California adalah pengembang cabe Red Savina ini. Metodenya masih rahasia dan tidak diketahui umum. Cabe ini memegang rekor sebagai cabe terpedas di dunia dari tahun 1994 sampai 2006 dan dicatat oleh Guinness World Records. Namun pada Februari 2007, cabe ini harus turun dari singgasananya, dikalahkan oleh yang ada saat ini di 1.

1. Bhut Jolokia

Scoville rating : 855.000-1.050.000
Cabe ini telah dikonfirmasikan oleh Guiness World Record sebagai cabe terpedas di dunia, menggantikan Red Savina. Cabe ini berasal dari daerah Assam di timur laut India, cabe ini juga tumbuh di Nagaland dan Manipur. Terdapat sedikit keraguan mengenai spesies dari cabe ini, apakah masuk ke dalam capsicum frutescens atau capsicum chinense, namun berdasarkan tes DNA diketahui bahwa ini adalah spesies hibrida, dengan dominan capsicum chinense dan sedikit capsicum frutescens.

http://hermawayne.blogspot.com

Jumat, 29 Juli 2011

Kelengkeng, Si Kecil yang Punya Banyak Manfaat

Kelengkeng (Foto: Google)
KELENGKENG atau lengkeng (Dimocarpus longan) merupakan tanaman buah-buahan yang berasal dari daratan Asia Tenggara. Tanaman yang muncul di daratan China ini merupakan keluarga buah rambutan dan leci. Dalam bahasa Mandarin, lengkeng disebut “ong ya guo” atau “long yan” yang berarti mata naga. Sementara di Indonesia buah ini populer dengan sebutan “mata kucing”. 
Daging buahnya berbentuk bulat, berwarna putih bening, dan mengandung banyak air. Di tengah daging buah terdapat biji berwarna hitam atau cokelat tua. Daging buah lengkeng mengandung banyak zat gizi yang penting untuk kesehatan dan kesegaran tubuh. Ada sukrosa, glukosa, protein (nabati), lemak, vitamin A, vitamin B, asam tartarik, dan senyawa fitokimia (kimia tumbuhan) lain yang berguna bagi kesehatan.

Kombinasi senyawa-senyawa fitokimia ini melahirkan berbagai khasiat, antara lain, mengendurkan saraf. Buah ini memberikan rasa tenang sehingga berkhasiat mengatasi rasa gelisah, susah tidur, dan sulit berkonsentrasi.

“Kandungan fitokimianya berfungsi untuk mengendurkan saraf-saraf alias bisa memberikan efek penenang. Jadi, bagi anak kecil yang sulit tidur, makanlah kelengkeng. Gejala kecemasan (anxiety) atau pun sulit tidur dapat dikurangi dengan mengonsumsi lengkeng,” jelas Yunita, STP dari Herbal Nutrition Club Bandung, Dago Plaza, Bandung.

Lengkeng memiliki efek sedatif (menenangkan) yang dapat mengurangi debaran jantung yang terlalu keras. Lengkeng juga mengandung karbohidrat kompleks (sukrosa) dan glukosa sehingga bisa meningkatkan energi, menambah tenaga, mengurangi rasa lapar, hingga meningkatkan stamina.

“Protein yang dikandungnya pun dapat membantu menyehatkan usus dan memperbaiki proses penyerapan makanan hingga melancarkan buang air kecil,” terang lulusan IPB ini.

Buah lengkeng juga dapat memperkuat limpa, meningkatkan produksi darah merah, menambah nafsu makan, dan menambah tenaga. Karena itu, buah ini sangat baik dikonsumsi oleh orang-orang yang sedang dalam proses pemutihan stamina setelah sakit. Apakah penderita diabetes boleh mengonsumsi buah ini? Tergantung dari setiap tujuan dari manfaat apa yang akan diambil dan resistensi seseorang terhadap senyawa gula. Mungkin ada pembatasan konsumsi gula untuk pengidap penyakit tertentu, seperti diabetes dan sebagainya,” terangnya.

Menurutnya, sebaiknya orang mengonsumsi buah lengkeng setiap hari sebanyak 250 gr (seperempat) buah lengkeng segar. Untuk mengatasi kecemasan (anxiety) dan susah tidur/gelisah, setiap hari minumlah 1 sendok makan saripati lengkeng (cairan atau sirup). Caranya, ambil 500 gr daging lengkeng segar dan 500 gr gula pasir, didihkan dalam air kurang lebih 500 ml, dan aduk hingga kental.

Lengkeng juga dapat mencerahkan mata dan menjaga kesehatan kulit (wajah). “Dampak negatif untuk orang pada umumnya tidak ada jika mengonsumsi kelengkeng secara berlebihan,” imbuhnya. Hal ini dimungkinkan karena pada dasarnya lengkeng adalah buah-buahan penambah energi yang memiliki kandungan fitokimia, sehingga aman dikonsumsi, kecuali oleh orang yang mengidap penyakit degeneratif seperti gula.

Selain daging, akar, daun, dan bijinya juga bisa dimanfaatkan untuk menyembuhkan penyakit. Akar lengkeng bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi darah. Daun kelengkeng sebagai antiradang dan peredam demam. Dan bijinya bisa digunakan untuk menyembuhkan luka bakar.
(Genie/Genie/tty)

Kamis, 28 Juli 2011

BUDIDAYA TANAMAN MANGGIS


Asal dari kepulauan Malaya termasuk keluarga Guttiferae. Beberapa species membentuk buah yang dapat dimakan, tetapi tidak seenak buah manggis. Kecuali buah, bagian tanaman lain juga sangat bermanfaat seperti misalnya kulit buah, kulit kayu, akar dan lain bagian yang dapat dimanfaatkan sebagai obat seperti diare, obat cacing, tumor pada rongga mulut. Kulit buah manggis juga merupakan komoditas ekspor dari Singapura ke Cina.
Deskripsi
  • Tinggi tanaman 10-25 m. Mahkota bunga ada yang bulat, ada yang seperti piramid kompak meruncing keatas. Tanaman ini sukar dikembangkan, terutama karena pertumbuhannya yang sangat lambat dan memerlukan beberapa tahun agar sistem perakaran dapat benar-benar efektif.
Syarat Tumbuh
  • Tumbuh baik di daerah yang suhunya tinggi, lembab, curah hujan tinggi merata sepanjang tahun. Tidak tahan pada angin laut. Suhu optimum untuk pertumbuhannya berkisar antara 220-230C. Tanaman muda membutuhkan naungan yang rimbun baik di dataran rendah sampai ketinggian 800 m dengan curah hujan 1500-2500 mm/tahun. Manggis ini sangat baik tumbuh pada tanah yang kaya akan bahan organik dengan aerasi yang cukup baik. Umumnya tumbuh di dataran rendah terutama di pulau Jawa terdapat di selatan Jawa Barat, bagian utara Jawa Barat sekitar Serang, Tangerang, Cibinong, Purwakarta dan Subang, bagian selatan DKI Jakarta, Jawa Tengah sekitar Bumiayu, Kebumen, sebelah selatan Batang, Kendal dan Ungaran. Di Jawa Timur manggis dapat dikembangkan di daerah basah sekitar G. Semeru ke barat sampai lereng G. Kawi dan ke timur sampai lereng G. Lamongan, sekitar Pacitan-Blitar dan lereng selatan G. Raung
Perbanyakan
  • Perbanyakan dengan biji
    Manggis dapat diperbanyak dengan biji tapi bukan merupakan perbanyakan secara generatif, karena biji manggis terbentuk secara apomiktis. Biji mempunyai viabilitas yang rendah dan cepat mengalami kemunduran. Biji harus segera dikecambahkan segera setelah diambil (dikeluarkan) dari buah. Apabila tetap berada dalam buah, biji manggis tetap bertahan viabilitasnya selama 3-5 minggu. Makin besar bijinya makin baik pertumbuhan tunasnya.
  • Perbanyakan secara vegetatif
    Perbanyakan tanaman manggis secara vegetatif dapat berupa setek, cangkok,penempelan, penyambungan dan penyusuan. Cara yang paling berhasil dilakukan dengan cara penyambungan, yaitu sambung pucuk. Cara ini lebih hemat dalam menggunakan cabang entris (batang atas). Sebagai entris digunakan tunas ujung yang masih muda daunnya tetapi telah cukup keras. Sebagai batang bawah digunakan bibit semai yang sudah berumur 2 tahun atau yang diameter batangnya kurang lebih 0,5 cm, mempunyai kulit batang berwarna hijau. Metode penyambungan celah lebih banyak berhasil daripada metode sisi.
Pembibitan
  • Pembibitan perlu dipilih lokasi yang cocok, yaitu teduh dan tidak jauh dari sumber air. Tanah untuk pesemaian diolah cukup dalam, dan dibuat bedengan selebar 1,2 m, tinggi bedengan kira-kira 30 cm. Diantara bedengan dibuat selokan pembuangan air. Tanah diberi pupuk kandang sebanyak 10 kg/m3 apabila biji akan disemai dalam kantong plastik maka media yang baik adalah campuran tanah kebun, pasir dan pupuk kandang dengan perbandingan bagian 1:1:1. Apabila biji disemaikan dalam bedengan, maka biji ditanam pada jarak tanam 40 cm x 30 cm , sedalam 0,5 - 1,0 cm. Pesemaian yang menggunakan kantong plastik, cukup menanam 1 biji dalam 1 kantong plastik. Mulai umur 1 bulan, bibit perlu mendapat pupuk. Setiap bibit diberi 2-3 gram campuran urea dan TSP. Pemberian pupuk diulang sebulan sekali.
Pemeliharaan Tanaman
  • Untuk pertumbuhan vegetatif yang baik, satu bulan setelah tanam diberi 100-200 g urea/pohon. Pemberian diulang setiap 6 bulan sekali ditambah 20-30 kg pupuk kandang. Untuk membantu mempertahankan kesehatan tanaman apabila berbuah nanti, maka untuk bibit sambungan mulai umur 4 tahun diberi pupuk NPK, sebanyak 0,5 kg/pohon. Pemberian pupuk NPK juga diulangi setiap 6 bulan sekali, setelah pohon dewasa perlu diberikan pupuk lebih banyak (3,5kg/pohon).
Panen
  • Saat panen yang baik apabila kira-kira 25% dari permukaan kulit buah sudah berwarna ungu. Pemetikan buah dilakukan dengan mengikutsertakan tangkai buah, supaya dapat bertahan lebih lama.
  • Buah yang baik kemudian dikelompokkan atas dasar ukuran buah yaitu :
    • Mutu super yaitu diameter buah 6,5 cm
    • Mutu I yaitu diameter buah 5,5-6,5 cm
    • Mutu II yaitu diameter buah 5,5 cm
  • Untuk perdagangan internasional, mutu buah ditentukan oleh beratnya. Pasar Malaysia dan Hongkong menghendaki berat minimum buah 65 gr sedangkan pasaran Jepang minimum 80 gr. Buah manggis yang dipetik dengan mengikutsertakan tangkainya, pada suhu kamar, buah yang sehat dapat tetap baik sampai 2-3 minggu setelah panen. Penyimpanan pada suhu 4-60C dapat mempertahankan kualitas buah sampai 49 hari. Pada suhu penyimpanan 9-120C, buah dapat bertahan 33 hari.

BUDIDAYA TANAMAN KELENGKENG


Berasal dari Sri lanka, India, Birma dan Cina. Jenis-jenis kelenkeng liar banyak ditemukan di Kalimantan Timur degan nama buku, ihaw, medaru, kakus atau mata kucing.  Tanaman ini mirip dengan leci yang tumbuh di dataran tinggi.  Di Indonesia, kelengkeng terdapat di Temanggung, Magelang, sedangakn leci di terdapat di Bali.
Deskripsi:
Famili Sapindaceae. Tinggi tanaman dapat mencapai 40 m.  Lebih cocok ditanam di dataran rendah (300-900 m dpl), tipe iklim basah dengan musim kering tidak lebih dari 4 bulan.  Suhu malam dingin selama musim kemarau (15 o - 20 o C) mendorong tanaman berbunga.  Ada tanaman yang berbunga sempurna maupun hanya berbunga betina atau jantan saja. Tanaman kelengkeng berbunga setahun sekali, biasanya pada bulan Agustus-Oktober dan buah dapat dipanen 4 bulan setelah bunga mekar.  Buah kelengkeng berbentuk bulat besar, kulit hijau kasar ketika masih muda dan kuning kecoklatan setelah tua serta tidak berbulu.  Daging buah bening berair, dengan rasa manis dan aroma yang khas.
Karakteristik Beberapa Varietas Kelengkeng:
Karakter BuahVarietas
LumutBatuKopyor
Warna kulit buah matangagak gelapcerahagak cerah
Daging buahtipistebalkurang tebal
Sifat daging buahlengketngelotokngelotok
Rasakurang manismanis segarmanis
Aromalanguagak harumkurang harum
Bijibesarkecilagak besar
Budidaya:
  • Bibit sebaiiknya berasal perbanyakan vegetatif (cangkok dan okulasi).  Tanaman dari biji baru mulai berbuah lebih dari umur 7 tahun
  • Jarak tanam agak lebar (8 x 8 m) karena ukuran tajuknya yang lebar
  • Pemeliharaan yang penting adalah pemangkasan cabang negatif agar sinar matahari dapat masuk  merata ke tajuk tanaman.
Hama dan Penyakit:
  • Hama yang biasanya menyerang adalah serangga pengisap buah.  Sedngakan penyakit yang sering menyerang di musim penghujan adalah Mildew (seperti yang menyerang buah rambutan).
Panen:
  • Tanaman mulai berbunga pada umur 5-6 tahun (Juli-Oktober).  Buah matang 5 bulan setelah bunga mekar.
  • Ciri-ciri buah matang adalah warna kulit buah coklat gelap, licin dan mengeluarkan aroma.
  • Produksi buah rata-rata 300-600 kg per pohon.

BUDIDAYA TANAMAN PISANG


Botani:
  • Famili Musaceae dari ordo Scitaminae dan terdiri dari dua genus, yaitu genus Musa dan Ensete.  Genus Musa terbagi dalam empat golongan, yaitu Rhodochlamys, Callimusa, Australimusa dan Eumusa.  Golongan Australimusa dan Eumusa merupakan jenis pisang yang dapat dikonsumsi, baik segar maupun olahan.  Buah pisang yang dimakan segar sebagian besar berasal dari golongan Emusa, yaituMusa acuminata dan Musa balbisiana.  Tanaman pisang merupakan tanaman asli daerah Asia Tenggara dengan pusat keanekaragaman utama wilayah Indo-Malaya.
  • Tanaman pisang termasuk dalam golongan terna monokotil tahunan berbentuk pohon yang tersusun atas batang semu.  Batang semu ini merupakan tumpukan pelepah daun yang tersusun secara rapat teratur.  Percabangan tanaman bertipe simpodial dengan meristem ujung memanjang dan membentuk bunga lalu buah.  Bagian bawah batang pisang menggembung berupa umbi yang disebut bonggol. Pucuk lateral (sucker) muncul dari kuncup pada bonggol yang selanjutnya tumbuh menjadi tanaman pisang.  Buah pisang umumnya tidak berbiji/bersifat partenokarpi.
Syarat Tumbuh:
  • Tanaman pisang dapat ditanam dan tumbuh dengan baik pada berbagai macam topografi tanah, baik tanah datar ataupun tanah miring.  Produktivitas pisang yang optimum akan dihasilkan pisang yang ditanam pada tanah datar pada ketinggian di bawah 500 m di atas permukaan laut (dpl) dan keasaman tanah pada pH 4.5-7.5.  Suhu harian berkisar antara 25 - 27 o C dengan curah hujan 2000-3000 mm/tahun. 
Jenis-jenis Pisang yang Dikonsumsi:
  • Pisang Ambon Kuning
    Pisang Ambon Kuning cocok untuk hidangan buah segar, memiliki ukuran buah lebih besar daripada pisang ambon lainnya dengan kulit buah tidak terlalu tebal dengan warna kuning muda.  Daging buah yang sudah matang berwarna putih kemerahan.  Rasa daging buah pulen, manis, dan aromanya harum.  Dalam satu  tandan terdapat 6-9 sisir (satu sisir berisi 15-20 buah) dengan berat per tandan 18-20 kg.
  • Pisang Ambon Lumut
    Pisang Ambon Lumut cocok untuk hidangan buah segar.  Kulit buah berwarna hijau walaupun sudah matang dan lebih tebal daripada kulit buah pisang ambon kuning.  Daging buah hampir sama dengan pisang ambon kuning hanya sedikit lebih putih.  Daging buah agak keras, aroma lebih harum dan rasanya lebih manis.  Dalam satu tandan terdapat 7-12 sisir dengan berat 15 – 18 kg..
  • Pisang Ambon Putih
    Pisang Ambon Putih cocok untuk hidangan buah segar.  Ukuran buah lebih besar daripada pisang ambon lumut. Kulit buah yang sudah matang berwarna kuning keputih-putihan.  Daging buah berwarna puith kekuningan dengan rasa agak asam, dan beraroma harum. Dalam satu tandan terdapat 10-14 sisir dengan berat 15-25 kg.
  • Pisang Barangan
    Pisang Barangan cocok untuk hidangan buah segar.  Pisang Barangan terdiri dari 2 jenis, yaitu pisang barang yang berwarna kemerah-merahan dan yang berwarna kuning.  Pisang Barangan yang berwarna kemerah-merahan memiliki daging buah yang lebih besar dan rasa yang lebih enak dan aroma yang lebih harum daripada yang berwarna kuning.  Dalam satu tandan terdapat 5-12 sisir degang berat 9-20 kg.
  • Pisang Raja  Pisang Raja cocok untuk hidangan buah segar maupun olahan.  Kulit buah tebal dan berwarna kuning berbintik hitam pada buah yang telah masak.  Ukuran buah cukup besar dengan diameter 3,2 cm dan panjang 12-18 cm.  Daging buah yang telah matang berwarna kuning kemerahan bila dimakan terasa legit dan manis dengan aroma harum.  Dalam satu tandan  terdapat 6-9 sisir (setiap sisir berisi 14-16 buah) dengan berat per tandan 12-16 kg.  Bunga muncul 14 bulan sejak anakan dan buah akan masak 5,5 bulan kemudian.
  • Pisang Kepok
    Pisang Kepok cocok untuk makanan olahan.  Jenis pisang kepok yang lebih dikenal adalah pisang kepok putih dan pisang kepok kuning dengan warna daging buah sama seperti namanya.  Daging buah bertekstur agak keras dengan aroma yag kurang harum. Kulit buah sangat tebal dan berwarna hiaju kekuningan pada buah yang telah masak. Pisang kepok kuning rasanya lebih enak daripada pisang kepok putih.  Dalam satu tandan dapat mencapai 10-16 sisir (satu sisir berisi 20 buah pisang) dengan berat per tandan 14-22 kg.
  • Pisang Tanduk
    Pisang Tanduk cocok untuk makanan olahan. Buahnya berukuran besar dengan panjang lebih dari 20 cm.  Kulit buah tebal dan berwarna kuning kemerahan berbintik hitam.  Daging buah yang sudah matang berwarna putih kemerahan.  Dalam satu tandan terdapat hanya sekitar 1-3 sisir (satu sisir terdiri dari 10-15 buah) dengan berat per tandan 7-10 kg.
  • Pisang Badak
    Kulit buah agak tebal, berwarna kuning berbintik hitam.  Daging buah berwarna puith kekuningan.  Rasa buah manis agak asam dengan aroma kurang harum.  Dalam satu tandan terdapat 7-9 sisir dengan berat per tandan mencapai 14 – 18 kg.
  • Pisang Nangka
    Pisang Nangka cocok untuk makanan olahan.  Buah berukuran agak panjang, sekitar 15 cm.  Kulit buah agak tebal dan berwarna hijau walaupun sudah matang (buah yang sangat masak berwarna hijau kekuningan).  Daging buah berwarna kuning kemerahan dengan rasa manis agak asam dan beraroma harum.  Dalam satu tandan terdapat 7-8 sisir dengan berat tandan 11-14 kg.
  • Pisang Mas
    Pisang Mas cocok untuk hidangan buah segar.  Buah berukuran kecil-kecil dengan diameter 3-4 cm.  Kulit buah tipis dengan warna kuning cerah pada buah yang masak.  Daging buah lunak, rasanya sangat manis dan aromanya harum.  Dalam satu tandan terdapat 5-9 sisir (satu sisir dapat mencapai 18 buah) dengan berat per tandan 8-12 kg.
  • Pisang Susu
    Pisang Susu cocok untuk hidangan buah segar.  Ukuran buah kecil hampir sama dengan pisang mas.  Kulit buah tipis, berwarna kuning berbintik hitam.  Daging buah putih kekuningan.  Rasa buah manis, lunak dan berarom harum.  Dalam satu tandan terdapat sekitar 8 sisir (satu sisir berisi 12-16 buah) dengan bertat per tandan 12-16 kg.
  • Pisang Cavendish
    Pisang Cavendish cocok untuk hidangan buah segar.  Dari 36 subkultivar pisang cavendish hanya beberapa subkultivar yang telah diusahakan sebagai tanaman perkebunan, yaitu:
    • Grain Naine, berasal dari Perancis.  Bentuk buah silindris dari atas ke bawah membentuk kerucut.  Setiap tandap terdiri dari 12 sisir(satu sisir terdiri dari 24-36 buah)  dengan bobot 45-65 kg.  Jarak antar sisir cukup longgar sehingga jumlah buah yang salah bentuk tidak banyak.
    • Petit Naine, berasal dari Perancis.  Buah berukuran kecil dan cukup ringan.  Rasanya kurang manis.  Jarak antar sisir cukup dekat sehingga banyak buah yang salah bentuk.
    • Omalag, berasal dari Filipina.  Buah di tandan bagian atas berukuran relatif besar selanjutnya makin ke bawah makin mengecil. Jarak antar sisir berdekatan.
    • William, berasal dari Australia.  Dibedakan menjadi dua, yaitu william tall dan william small.  Ukuran buah relatif seragam dengan kulit buah tipis berwarna kuning kehijauan ketika matang.  Jarak antar sisir cukup jauh.  Bobot buah per tandan 35-50 kg.
    • Valery, berasal dari Amerika Tengah.  Bentuk buah cukup bagus karena jarak antar sisir relatif jauh.  Setiap tandan terdiri dari 14-20 sisir dengan bobot per tandan 35-50 kg.
Kandungan Gizi:
  • Kandungan gizi yang terdapat dalam buah pisang cukup tinggi.  Nilai gizi yang terdapat tiap 100 g buah pisang adalah kalori sebesar 79 kal, protein 1.2 g, lemak 0.2 g, kalsium 8.0 g, besi 0.5 mg, vitamin A 1.0 mg, vitamin C 10 mg dan vitamin B 0.08 mg.
Penggunaan:
  • Buah pisang tidak hanya dikonsumsi dalam keadaan segar namun juga dikonsumsi dalam bnetuk olahan.  Buah pisang dapat diproses menjadi tepung pisang, pure, bir, cuka, kripik, sale, dodol, dan saus. 
  • Tanaman pisang termasuk tanaman yang serbaguna.  Selain buahnya, bagian lainnya juga dapat dimanfaatkan.  Bonggol pisang dapat dijadikan soda sebagai bahan baku sabun dan pupuk kalium.  Batangnya dapat digunakan sebagai pengahsil serat bahan baku kain dan makanan ternak.  Daun pisang banyak digunakan sebagai pembungkus makanan tradisional.
Penanaman:
  • Membuat lubang tanam 50 x 50 x 50 cm
  • Berbagai Jarak Tanam pada Penanaman Beberapa Kultivar Pisang di Indonesia
Jarak tanam (m)
Kultivar pisang
2 x 2
mas, barangan
3 x 3
dwarf cavendish, gross michel, nangka, raja, raja sereh
4 x 4
giant cavendish, tanduk, kepok
  • Pupuk kandang yang telah dicampur furadan diberikan sebesar 15 kg per lubang tanam (untuk tanah berpasir sebesar 20 – 25 kg)
  • Ditaburkan pupuk fosfat 20 g di dasar lubang tanam dan ditutup tanah tipis
  • Sebelum ditanam, bibit dicelupkan ke dalam fungisida Dithane M-45 dengan konsentrasi 1.5 mg/l dan pada lubang tanam ditaburkan furadan sebanyak 10 g
  • Penanaman pisang dilakukan secara bertahap (2 tahap, setahun dua kali) dengan selisih penanaman 6 bulan.  Penanaman pertama dilakukan dengan jarak tanam renggang (4 mx 4 m), kemudian penanaman tahap kedua dilakukan di antara jarak tanam yang telah datanami.  Tujuan penanaman seperti ini adalah untuk mengatur waktu panen dan pembongkaran tanaman pada tahun ke 5, 9 , 13, 17 agar tidak serempak sehingga pada tahun-tahun tersebut masih dimungkinkan adanya panen.
  • Pemupukan dilakukan 4 kali setahun, yaitu pada saat tanam dan sesudah tanam sebanyak 3 kali.  Dosis pupuk tegantung dari tingkat kesuburan tanah.  Jika kandungan N tanah rendah maka pupuk N (ZA) yang diberikan sekitar 1900 kg/ha/tahun.  Jika kandungan N tinggi maka pupuk N (ZA) yang diberikan hanya 900 kg/ha/tahun.  Pemberian pupuk N dibagi menjadi 4 kali, ¼ bagian waktu tanam dan sisanya dibagi merata dalam tiga kali pemupukan.  Pupuk fosfat diberikan saat tanam sebesar 160 kg/ha. Pupuk kalium diberikan sebesar 800 kg/ha/tahun sampai 1250 kg/ha/tahun dengan cara aplikasi sama seperti pupuk N.
Pemeliharaan Tanaman:
  • Pengendalian gulma dilakukan secara manual dan mekanis.  Penyiangan dengan mesin ring wedding berjari-jari 1 meter dilakukan saat tanaman berumur 1 bulan sampai 5 bulan.   Pada usia tiga bulan pertama pembersihan gulma dilakukan secara intensif untuk mengurangi akibat negatif dari kompetisi.  Pengendalian gulma sudah mulai dapat dikurangi pada usia tanaman 5 bulan karena kanopi tanaman dapat menekan pertumbuhan gulma.      Setelah tanaman berumur 5 bulan (tinggi sekitar 1-1.5 m), pengendalian gulma dilakukan dengan herbisida.  Penggunaan herbisida pada saat tanaman mencapai ketinggian 1-1.5 meter bertujuan agar daun tanaman pokok tidak terganggu oleh herbisida.  Penyiangan dilakukan dengan selang waktu 2-3 bulan sekali.
  • Penjarangan anakan dilakukan dengan memelihara 1 tanaman induk  (berusia 9 bulan), 1 anakan/daughter (berusia 7 bulan), dan 1 anakan muda/grand daughter (berusia 3 bulan), dilakukan rutin setiap 6-8 minggu. Tujuan dari penjarangan tanaman adalah menjaga kestabilan jarak tanam, dan menjaga kontinuitas produksi melalui pemilihan umur anakan dalam satu rumpun.  Anakan berumur 6 bulan dapat digunakan sebagai bahan tanaman untuk inisiasi kebun baru dan ditanam di antara baris tanaman pada penanaman tahap pertama.  Pembongkaran dilakukan pada tahun ke-5.  Rumpun pisang hasil penanaman tahap pertama dibongkar pertama kali dilanjutkan pembongkaran kedua pada 6 bulan berikutnya pada sisa rumpun yang ada. 
  • Pemotongan bunga jantan dilakukan setelah 2 sisir terakhir muncul kira-kira 30 hari setelah anthesis.  Kemudian buah dibungkus dengan kantong plastik (polyethylene) Dursband 1E yang mengandung insektisida pada umur 50 hari setelah anthesis.  Pohon yang sedang berbuah ditopang dengan bambu atau mengikatkan pangkal tandan pisang pada kabel yang terbentang diantara barisan tanaman pisang agar batang tidak roboh sebelum buah dipanen.
  • Pemberian air dilakukan untuk menjaga kelembaban tanah agar tanaman dapat tumbuh dan berproduksi secara optimal.  Cara pemberian air dapat dengan sistem leb  atau mengalirkan air melalui saluran irigasi.  Perkebunan-perkebunan pisang di luar negeri seperti Filipina, Brasil dan Panama menerapkan tiga cara irigasi buatan untuk mengairi tanaman pisang, yaitu irigasi curah di atas kanopi (over head system), irigasi curah di bawah kanopi (under tree system), dan irigasi tetes (drip irrigation system).
  • Pemeliharaan sanitasi kebun dilakukan tiap 45 hari sekali meliputi kegiatan pembersihan daun kering, penjarangan anakan dan pembuangan sisa tanaman bekas panen.  Pemeliharaan sanitasi kebun bertujuan untuk menjaga lingkungan kebun yang sehat dan baik bagi pertumbuhan tanaman pisang.
Hama dan Penyakit:
  • Hama:
    • Ulat Penggulung Daun (Erionata thrax) menyebar di Asia Tengara.  Gejala: larva instar awal membuat irisan miring pada tepi daun dan menggulung ke atas bagian yang terpotong sebagian dan lambat laun gulungan makin lebar.  Pada serangan berat hanya tersisa tulang daun dan gulungan daun. Curah hujan yang tinggi menekan populsi instar awal.  Pada daerah yang terlindung dari angin populasi hama tinggi.
    • Penggerek Buah Pisang (Nacoleia octasema) menyebar di Asia Tenggara.  Gejala: seperti kudis  buah bercak kecoklatan sebagian membusuk. 
    • Penggerek Batang Pisang (Cosmopolies sordidus) menyebar di daerah tropika.  Gejala: larva instar awal membuat beberapa gerekan memanjang pada jaaringan bagian luar hinga menembus seludang daun bagian dalam di dekatnya.  Hama ini menggerek pangkal batang dan rhizoma.  Serangan di daerah pegunungan lebih tinggi dari dataran rendah.  Populasi hama banyak terdapat pada tanaman yang terlalu tua serta pada tungul dan rhizoma yang tersisa.  Pengendalian: sanitasi kebun dan pemanenan secara periodik.
    • Odoiporus longicallis  merupakan hama sekunder.  Larva menggerek ke dalam tengah batang hinga seludang daun.
  • Penyakit:
    • Penyakit Layu Fusarium (Penyakit Panama) disebabkan oleh Fusarium oxysporium.  Penyakit ini merupakan penyakit yang merugikan setelah layu bakteri dan menyebar luas diseluruh dunia.
      • Gejala:
        • Tepi daun bawah kuning tua lalu menjadi coklat dan mengering
        • Pangkal tangkai daun patah
        • Kadangkala batang palsu bagian luar belah dari pangkal
        • Pada belahan membujur pangkal batang palsu tedapat garis-garis coklat kehitaman ke berbagai arah (pada pangkal batang)  batang batang palsu hingga tangkai daun terjadi perubahan warna berkas pembuluh
      • Pengendalian: Pencegahan
    • Bercak daun cercospora (penyakit sigatoka) disebabkan oleh Mycosphaerella musicola.  Penyakit ini kadang kala merugikan dapat menurunkan kuantitas dan kualitas buah namun kurang mendapat perhatian di Indonesia.
      • Gejala:
        • Bercak kecil memanjang kuning pucat atau hijau kecoklatan sejajar tulang daun
        • Bercak membesar menjadi coklat tua hingga hitam ellips (0.5 cm x 1.5 cm)
        • Pada daun tua pusat bercak mengering kelabu dengan tepinya coklat tua dengan halo kuning
        • Pada pusat bercak ada titik hitam
    • Bercak daun cordana disebabkan oleh Cordana musae.  Penyakit ini terdapat di tiap negara penanam pisang namun dianggap kurang penting.
      • Gejala:
        • Bercak ellips kecil kemudian membesar coklat pucat  konsentris dengan halo kuning
        • Sering bercampur dengan bercak cercospora
        • Bercak dapat merupakan hawar
    • Penyakit kerdil pisang disebabkan oleh Banana Bunchy Top Virus (BBTV).  Penyebaran penyakit di Asia Tenggara, Asia Selatan, PasifikAustralia, dan beberapa negara Afrika.
      • Gejala:
        • Awal: garis-garis pendek terputus-putus diselingi titi-titik terdapat di antara dan sejajar tulang-tulang daun sekunder
        • Lanjut: daun-daun yang muncul berikutnya (daun-daun muda) tumbuh lebih tegak  lebih pendek  lebih sempit tangkai daun lebih pendek. Sepanjang tepi daun terjdai klorosi dan kering  daun menjadi rapuh. Infeksi pda tanaman muda menyebabkan tanaman tidak berproduksi
      • Pengendalian:
        • penerapan karantina tumbuhan
        • penggunaan bibit bebas virus
        • roguing
        • penggunaan insektisida
    • Pseudomonas solanacearum atau penyakit layu bakteri pisang.(penyakit moko).  Serangan terjadi terutama saat pisang menjelang berbunga.  Tanaman tiba-tiba layu tanpa didahului menguningnya daun.  Pada bonggol pisan terdapat lendir.
    • Xanthomonas celebens (penyakit darah).  Bakteri menyerang pembuluhbatang pisang melalui akar.  Pembuluh yang terserang akan mengeluarkan cairan seperti darah apabila dipotong.
Pengendalian Kuantitas dan Kualitas Produk:
  • Kegiatan pengendalian kuantitas dan kualitas produk bertujuan untuk menjaga buah agar memenuhi standar kualitas yang telah ditentukan terutama untuk tujuan ekspor.  Rusaknya buah (turunnya kualitas buah) dapat disebabkan oleh berbagai hal antara lain tandan buah menyentuh tanah karena pohon roboh, gesekan daun/gesekan mekanis lainnya terhadapbuah, serangan hama dan penyakit terhadap buah serta adanya getah yang menempel pada buah. 
  • Pengendalian ini dimulai sejak kuntum bunga muncul dari batang semu hingga buah siap panen.  Kegiatan yang dilakukan meliputi:
    • Penyuntikan kuntum bunga pada saat bunga (jantung) pisang muncul 2/3 dari pucuk batang semu dengan insektisida sistemik untuk mencegah serangan aphid yang dilakukan pada 10 cm dari ujung bunga
    • Pembuangan sisa bunga betina yang menempel pada buah setelah selesai pembungaan pada umur 30 hari setelah anthesis
    • Pembuangan daun terakhir dan daun tua yang menempel pada buah
    • Penyisaan daun pada saat fase perkembangan buah tidak kurang dari 4 helai
    • Pemasangan penyanggah pada tanaman yang sedang berbuah
    • Pembungkusan buah dengan plastik polyethylene yang mengandung insektisida pada saat tandan sudah terbentuk sempurna (50 hari setelah anthesis), jantung yang masih kuncup dan dua sisir buah terbawah dibuang.  Setelah dibungkus, tandan diberi tanda untuk menentukan waktu panen yang tepat sehingga umur dan ukuran buah seragam.
Penentuan Waktu dan Cara Panen:
  • Penentuan waktu panen yang tepat akan menghasilkan kualitas buah pisang yang baik.  Panen buah dilakukan saat tingkat perkembangan fisiologi buah maksimum.  Pada saat perkembangan buah maksimum, kandungan pati mencapai tingkat tertinggi sehingga dalam proses pematangan dapat diubah menjadi gula yang cukup tinggi. Secara visual, buah pisang yang siap panen menunjukkan tanda-tanda seperti bentuk buah tampak bulat berisi dan sudut penampangnya rata serta tangkai bekas putik telah gugur.
  • Cara pemanenan, yaitu batang pisang dipotong kira-kira setengah diameter batang pada ketinggian 1 m dari permukaan tanah. Tandan buah ditahan agar tidak terjatuh ke tanah lalu dipotong.
  • Kriteria kematangan pisang:
TingkatKematangan
Warna Kulit Buah
Persen Pati
Persen Gula
Keterangan
1
Hijau
20
0.5
Keras
2
Hijau Mulai Kuning
18
2.5
-
3
Hijau lebih banyak dari Kuning
16
4.5
-
4
Kuning lebih banyak dari Hijau
13
7.5
-
5
Kuning lebih banyak namun ujung buah masih hijau
7
13.5
-
6
Seluruhnya kuning
2.5
18.0
Mudah dikupas
7
Kuning sedikit   bintik coklat
1.5
19.0
Masak penuh aroma
8
Kuning dengan banyak bintik coklat
1.0
19.0
Lewat masak, daging buah gelap, aroma tinggi sekali
Penanganan Pasca Panen:
  • Pemotongan sisir pisang dari tandannya
  • Pencucian sisir dari kotoran dan getah serta dilakukan seleksi buah
  • Pencucian sisir pisang yang sudah terseleksi dalam air bersih mengalir
  • Penyusunan sisir pada rak terbuka lalu dikeringanginkan dengan mengalirkan udara kering pada sisir-sisir pisang tersebut
  • Pengemasan sisir pisang pada kotak karton per 15 kg (3-5 sisir ukuran besar atau 6-9 sisir ukuran kecil)
  • Penyemprotan fungisida Al2(SO4)3 (120 ml/15 kg pisang)
  • Pengepakan pada kontainer