Tampilkan postingan dengan label Artikel Pertanian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Pertanian. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 November 2011

Ekstrak Jinten Hitam (Nigella sativa) sebagai Imunostimulan Ikan Lele Dumbo yang terinfeksi Aeromonas hydrophila

Ikan lele (Clarias sp.) merupakan ikan yang banyak terdapat di Indonesia. Salah satu ikan lele yang banyak ditemukan di Indonesia adalah ikan lele dumbo (Clarias gariepinus). Ikan lele dumbo merupakan spesies ikan lele yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1984, yang diperoleh dari hasil persilangan antara induk betina lele asli Taiwan dan induk pejantan yang berasal dari Afrika. Lele dumbo masuk pertama kali di Indonesia pada tahun 1986, yang diimpor dari Taiwan.

Ikan lele dumbo sudah banyak dibudidayakan di Indonesia. Usaha budidaya ikan sering terjangkit adanya penyakit ikan yang tidak jarang menggagalkan pertumbuhan dan kelulusanhidupan ikan sehingga mengakibatkan kematian masal pada ikan yang dibudidayakan (gagal panen). Penyakit ikan disebabkan adanya interaksi antara lingkungan, organisme dan ikan yang tidak seimbang. Penyakit ikan dapat disebabkan oleh fisika, kimiawi, dan biologis. Penyakit yang diakibatkan oleh fisik maupun kimiawi pada umumnya tidak menular (non infeksi). Sedangkan penyakit yang ditimbulkan oleh penyebab biologis kebanyakan menular (infeksi).

Aeromonas hidrophila merupakan bakteri yang dapat menginfeksi ikan. Susanto (1988), melaporkan bahwa Aeromonas hidrophila dapat menyebabkan kematian masal pada ikan lele dumbo, sehingga Aeromonas hidrophila menjadi ancaman tersendiri yang menakutkan bagi para petani ikan atau pembudidaya ikan lele dumbo.

Salah satu penanganan penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme (bakteri) pada budidaya lele dumbo adalah antibiotik. Antibiotik sebagai agen terapi pengobatan memang telah banyak membantu, namun ternyata juga menimbulkan ekses yang negatif, yaitu menimbulkan jenis penyakit baru maupun bakteri yang resisten terhadap antibiotik. Oleh karena itu, perlu adanya penanganan yang ramah lingkungan dan mampu memulihkan ikan lele dumbo dari infeksi bakteri tersebut, yaitu imunostimulan.

Imunostimulan adalah zat kimia, obat-obatan, stressor, atau aksi yang meningkatkan respon imun non-spesifik atau bawaan (innate immune respon) yang berinteraksi secara langsung dengan sel dari sistem yang mengaktifkan respon imun bawaan tersebut. Imunostimulan adalah zat-zat yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi penyakit, bukan meningkatkan respon imun spesifik (acquired immune respon), tetapi meningkatkan respon imun non-spesifik baik melalui mekanisme pertahanan humoral maupun pertahanan seluler (Sakai, 1999). Ikan telah diketahui lebih mengandalkan mekanisme sistem kekebalan non-spesifiknya atau bahawan (innate immune sistem) dari pada sistem kekebalan spesifiknya atau adaptif (Anderson, 1992)


Gambar 2. Jinten hitam (Nigella sativa)

Jinten hitam (Nigella sativa) merupakan tanaman yang berpotensi sebagai imunostimulan karena mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dalam menghadapi patogen. Jinten hitam mengandung beberapa bahan aktif diantaranya, Thymowuinone (TQ), Dithymoquinone (DTQ),Thymohidriquinone (THQ), dan Thmol (THY). Tumar (2006) melaporkan bahwa ekstrak jinten hitam (Nigella sativa) dapat menghambat atau bahkan dapat membunuh bakteri Aeromonas hydrophila. Selain itu Hendrik (2007) menambahkan bahwa ekstrak jinten hitam dapat merangsang dan memperkuat sistem kekealan tubuh manusia melalui peningkatan jumlah, mutu, dan aktivitas sel-sel kekebalan tubuh manusia. El-Kadi dan Kandil (1986) melaporkan bahwa ekstrak jinten hitam berpengaruh menguatkan fungsi kekebalan, dimana kadar sel-sel T pembantu meningkat dibandingkan sel-sel T penekan dengan perbandingan rata-rata 72% serta terjadi peningkatan aktivitas sel-sel pembunuh alami rata-rata 75%.

Endarti (2009) melaporkan bahwa ekstrak jinten hitam (Nigella sativa) merupakan bahan yang potansial untuk digunakan sebagai agen imunostimulan pada ikan lele dumbo yang terinfeksi Aeromonas hydrophilakarena terbukti dapat meningkatkan jumlah sel darah putih dan diferensial leukosit yang dangat berperan dalam respon immune non-spesifik. Selain itu, ekstrak jinten hitam dengan konsentrasi 9% menunjukkan bahwa jumlah sel darah putih (leukosit) sebelum uji tantang 25516.67 sel/mm3 dan sebesar 97243.33 sel/mm3 setelah uji tantang.

Aktivitas immunostimulator ekstrak jinten hitam pada benih ikan lele dumbo meliputi peningkatan jumlah sel darah putih (leukosit) terutama neutrofil, limfosit dan monosit serta ketahanan terhadap infeksi bakteri Aeromonas hydrophila yang ditunjukkan dengan tingkat kelangsungan hidup yang tertinggi mencapai 90%.

Referensi

Endarti. 2009. Pengaruh Pemberian Ekstrak Jinten Hitam sebagai Imunostimulan terhadap Hematologi Ikan Lele Dumbo.
BACA : (Nigella Sativa) / Black Seed / Jintan Hitam

Rabu, 09 November 2011

Mengenal Tanaman Nigella Sativa) / Black Seed / Jintan Hitam

A. DEFINISI UMUM:

Nigella sativa merupakan salah satu spesies dari genus Nigella yang memiliki kurang lebih 14 spesies tanaman yang termasuk dalam famili Ranunculaceae. 14 spesies tersebut diantaranya adalah : Nigella arvensis, Nigella ciliaris, Nigella damascena, Nigella hispanica, Nigella integrifolia, Nigella nigellastrum, Nigella orientalis, dan Nigella sativa.

Tanaman ini berasal dari Eropa Selatan, Afrika Utara, dan Asia Selatan. 

Nama lain Nigella Sativa diantaranya adalah : Kalonji (bahasa Hindi), Kezah (Hebrew), Chamushka (Rusia), Habbatus Sauda’ (Arab), Siyah daneh (Persian), Fennel Flower / Black Carraway / Nutmeg Flower / Roman Coriander / Black Onian Seed (English), atau Jintan Hitam (Indonesia).

Klasifikasi Nigella Sativa adalah sebagai berikut :
Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Class : Magnoliopsida
Ordo : Ranunculales
Family : Ranunculaceae
Genus : Nigella
Species : Nigella sativa

B. MORFOLOGI Nigella sativa :
Nigella sativa atau Jintan Hitam Pahit ini merupakan jenis tanaman bunga , tumbuh setinggi 20-50 cm , berbatang tegak, berkayu dan berbentuk bulat menusuk.. 
Daun runcing ,bercabang, bergaris (namun garis daunnya tidak seperti benang ; tidak seperti ciri daun tumbuhan genus Nigella pada umumnya), daunnya kadang-kadang tunggal atau bisa juga majemuk dengan posisi tersebar atau berhadapan. Bentuk daunnya bulat telur berujung lancip. Di bagian permukaan daunnya terdapat bulu halus.

Tumbuhan jintan hitam memiliki bunga yang bentuknya beraturan. Bunga ini kemudian menjadi buah berbentuk bumbung atau buah kurung berbentuk bulat panjang. Bunganya menarik dengan warna biru pucat atau putih, dengan 5-10 mahkota bunga. 
Buahnya keras seperti buah buni. Berbentuk besar, menggembung, berisi 3-7 unit folikel, masing-masing berisi banyak biji atau benih yang sering digunakan manusia sebagai rempah-rempah. Memiliki rasa pahit yang tajam dan bau seperti buah strawberry. Digunakan terutama pada permen dan minuman keras.
Bijinya berwarna hitam pekat. 

Khasiat yang dimiliki jintan hitam ini berasal dari kandungan kimia yang ada di dalamnya. Kandungan kimia jintan hitam terdiri dari minyak atsiri, minyak lemak, d-limonena, simena, glukosida, saponin, zat pahit, jigelin, nigelon, dan timokonon. Berbagai kandungan ini didapat dari biji jintan hitam. 

C. ANATOMI Nigella sativa 
Nigella sativa termasuk dalam Family (clade) : Ranunculaceae, dan , Endospermic seeds : - Basal Eudicots 
Contoh lain selain Nigella sativa: Trollius sp.

Deskripsi : 
“ The seeds of basal angiosperms often have underdeveloped embryos that are embedded in abundant endosperm tissue. Two-step germination process with distinct testa rupture and endosperm rupture.”
Biji seperti jintan hitam termasuk dalam kelompok tanaman Angiospermae yang memiliki perkembangan embrio ke bawah yang melekat dalam berlimpah-limpah jaringan endosperma . Dua (2) langkah proses pengecambahan dengan pemecahan testa yang begitu jelas dan pemecahan endosperma.

Anatomi biji jintan secara umum (seperti biji-biji lainnya): 
• Biji-biji ini merupakan perombakan dan propagasi unit dari Spermatophyta (tanaman berbiji), Gymnosperma (conifer / jarum dan kultivar nya) dan Angiosperma (tanaman berbunga). 
• Biji-biji dewasa / matang, ovule nya subur. Ovule adalah struktur dari tanaman berbiji yang berisi gametophyte betina dengan sel telur, dikelilingi oleh nucellus dan 1-2 integuments. Dalam angiospermae penyuburan / pembuahan ganda menghasilkan bentuk embrio diploid dan endosperma triploid. 
• Embrio : sporophyta muda, diploid (2n), dihasilkan dalam pembuahan. Embrio dewasa berisi cotyledons (daun biji), hypocotil (batang seperti sumbu embrio, di bawah cotyledon), radicel (akar embrio). 
• Endosperma : jaringan penyimpan makanan, triploid (3n), dihasilkan dalam pembuahan ganda, 2/3 genom langsung dari induk. 
• Testa (selubung biji) : lapisan luar pelindung biji, perkembangan dari integument ovule, diploid jaringan induk. 
• Buah dewasa / matang, ovarium masak berisi banyak biji. Perikarpium (selubung buah) diploid dari jaringan induk. 
• Endospermic biji : endosperma ditempatkan dalam biji yang matang dan bertindak sebagai organ penyimpan makanan. Testa dan endosperma adalah 2 lapisan luar dari embrio. 

Anatomi secara Makroskopik : 
biji agak keras, limas ganda dengan kedua ujungnya meruncing, limas yang satu lebih pendek dari yang lain, bersudut 3 sampai 4, panjang 1,5 mm sampai 2 mm, lebar lebih kurang 1 mm ; permukaan luar berwarna hitam kecoklatan, hitam kelabu sampai hitam, berbintik-bintik, kasar, berkerut, kadang-kadang dengan beberapa rusuk membujur atau melintang. 

Pada penampang melintang biji terlihat kulit biji berwarna coklat kehitaman sampai hitam, endosperm berwarna kuning kemerahan, kelabu, atau kelabu kehitaman ; lembaga berwarna kuning pucat sampai kelabu.

Anatomi secara Mikroskopik
kulit biji : Epidermis luar terdiri dari selapis sel yang termampat, bentuk memanjang, kadang-kadang berupa papila pendek, dinding tipis, warna coklat muda atau coklat kehijauan. Di bawah epidermis terdapat beberapa lapis sel parenkimatik, bentuk memanjang, termampat, tidak berwarna atau berwarna kehijauan ; pada tiap rusuk diduga tedapat berkas pembuluh, phloem dan xylem sukar dibedakan karena selnya termampat ; pada daerah ini sel parenkim di bawah epidermis tidak termampat dan selnya besar berbentuk polygonal ; kemudian berturut-turut terdapat selapis sel berbentuk persegi empat, berdinding tipis, tidak berwarna atau berwarna kehijauan, di dalam sel terdapat hablur berbentuk prisma besar, kadang-kadang hampir memenuhi ruangan sel, pada penambahan asam klorida pekat P hablur tidak larut ; selapis sel berbentuk palisade, tinggi lebih kurang 65 μm, tersusun sangat teratur, dinding tangensial dalam dan dinding radial sangat tebal, warna agak kekuningan dan tidak berlignin, lumen sangat kecil terdapat di ujung bagian luar, berbentuk trapesium atau bundar telur, warna coklat kekuningan ; selapis sel parenkimatik, bentuk persegi empat tidak teratur, dinding tipis, sel jernih. Epiderimis dalam terdiri dari selapis sel berbentuk persegi empat tidak teratur, sel agak besar, lumen jernih, dinding berwarna coklat berpenebalan jala, dinding tangensial dalam lebih tebal. Endosperm terdiri dari sel berbentuk polygonal, dinding tipis, tidak berwarna, penuh berisi butiran aleuron dan tetes-tetes minyak. Embryo sel nya lebih kecil dari sel endosperm, dinding tipis, berisi butir aleuron dan tetes-tetes minyak. Serbuk : warna kelabu kehitaman. Fragmen pengenal adalah fragmen epidermis luar yang termampat dan berpapila pendek, fragmen sel palisade terlihat tangensial ; fragmen kulit biji ; fragmen epidermis dalam ; fragmen sel berhablur terlihat tangensial ; fragmen endosperm dan fragmen sel parenkimatik di bawah lapisan palisade. 

Sejarah Nigella Sativa
Nigella sativa (Black Seed) ditemukan didaerah pekuburan Tutankhamen, memiliki peranan penting dalam praktek kehidupan Mesir kuno. Walaupun peranan pentingnya dalam kehidupan Mesir kuno tidak diketahui secara pasti, namun kita tahu bahwa apa yang dilakukan untuk Raja pada saat itu pastilah sesuatu hal yang sangat hati-hati dan terbaik.

Referensi tullisan pertama tentang Black seed pertama kali ditemukan dibuku Isaiah dalam Old Testament. Isaiah menjelaskan. “For the black cumin is not threshed with a threshing sledge, nor is a cart wheel rolled over the cumin, but the black cumin is beaten out with a stick, and the cumin with a rod.” (Isaiah 28:25, 27 NKJV). Easton 's Bible Dictionary menjelaskan bahwa bahasa Yahudi untuk kata black cumin, “ketsah,” mengacu pada “pasti Nigella Sativa”, merupakan ordo 
Ranunculaceae yang tumbuh liar di negara-negara Mediterania, dan dikembangbiakkan di Mesir dan Siria.”

Dioscoredes, ahli fisika Yunani di abad kesatu, melaporkan bahwa black seed dipakai untuk mengobati sakit kepala, hidung tersumbat, sakit gigi, dan penyakit internis. Selain itu, juga digunakan untuk membantu masa menstruasi dan meningkatkan produksi susu pada ibu menyusui.

Tokoh muslim, Al Biruni (973-1048), yang menggabungkan obat-obatan leluhur India dan Cina menyebutkan bahwa black seed adalah sejenis biji-bijan yang disebut dengan almanak dalam bahasa Sigzi. Kemudian, pernyataan ini dibenarkan oleh Suhar Bakht yang menjelaskan bahwa black seed sebagai habb-i-Sajzi (viz. Biji-bijian Sigzi). Referensi “biji-bijian” ini memungkinkan orang menggunakannya sebagai bahan nutrisi di abad ke 10 dan 11 Masehi.

Dalam system pengobatan di Greco-Arab/Unani-Tibb, yang berasal dari Hippocrates, Galen dan Ibnu Sina, black seed merupakan penyembuh yang bernilai dalam mengobati disfungsi pencernaan dan hepatitis dan digambarkan sebagai stimulan untuk kondisi-kondisi berbeda, pereda demam tinggi.

Ibnu Sina (980-1037), dalam karya terbesarnya “ The Canon of Medicine,” dianggap banyak orang sebagai buku paling terkenal di dunia kedokteran, di Timur atau Barat, menyatakan black seed sebagai “menstimulasi energi di tubuh dan membantu penyembuhan dari kelelahan atau kurang semangat”

Black seed juga termasuk dalam daftar obat-obat alamiah Al-Tibb al-Nabawi, dan menurut tradisi, “Memakai Black Seed dapat mengobati semua penyakit, kecuali kematian.” Referensi kenabian dalam mendeskripsikan black seed sebagai “penyembuh segala penyakit” tidak terlalu dibesar-besarkan ketika pertama kali muncul. Penelitian sebelumnya telah menyediakan bukti yang mengindikasikan bahwa black seed memiliki kemampuan yang nyata dalam meningkatkan system kekebalan tubuh manusia jika digunakan sepanjang waktu. Kalimat Nabi “mengandalkan pemakaian seed” juga menganjurkan untuk pemakaian seed secara konsisten.

Black seed secara tradisional dan sukses digunakan dinegara-negara Timur Tengah dan Timur Jauh selama berabad-abad untuk mengobati penyakit ringan termasuk astma dan bronchitis,rematik dan luka radang, meningkatkan produksi susu buat ibu hamil, mengobati gangguan pencernaan, membantu menjaga sistem kekebalan tubuh, meningkatkan kemampuan pencernaan dan pembuangan, dan melawan infeksi parasit. Minyaknya telah digunakan untuk mengobati penyakit kulit, seperti eksim dan luka radang dan mampu mengobati gejala meriang.

Banyaknya fungsi yang bisa didapatkan dari black seed ini, yang dalam bahasa Arab disebut habbatu barakah, yang berarti “Biji-bijian yang mengandung rahmat”

Kandungan Habbatussaudah 
Pada bagian ini akan dibuktikan, bahwa masih berlangsung penelitian medis tentang black seed, satu atau lebih dari kandungan yang lebih aktif dipakai sebagai resep dalam ilmu kedokteran dalam mengobati penyakit tertentu. Dalam hal ini, mungkin saja bahwa black seed atau sebagian kandungannya dipakai dan dikombinasikan dengan substansi lain dan menjadikannya obat yang mujarab.

Meskipun ada argumen yang menyatakan bahwa jika black seed dikombinasikan dengan unsur kimia lainnya akan menambah efektifitas penyembuhan, kemampuan untuk menyembuhkan yang dimiliki black seed murni tentu layak diperhitungkan.
Black Seed dalam bentuk olahan dan murni, secara prinsipil membantu proses penyembuhan alamiah atau dalam menjaga kesehatan. Bekerja pada bagian atau sistim dalam tubuh tanpa mengganggu keseimbangan alami dalam tubuh.

Efek Black Seed yang dikombinasikan dengan kandungan nutrisi dan medis tidak hanya membantu menyembuhkan penyakit yang ada pada saat itu, namun juga membantu tubuh untuk membentuk daya tahan terhadap penyakit atau gangguan lainnya dimasa akan datang. 

Sementara bukti historis menunjukkan potensi black seed dalam menyembuhkan berbagai penyakit ringan, berikut kami informasikan sebagai fungsi penyembuh utama black seed yang ditemukan dari penelitian terakhir :
1. Kandungan nutrisi 
2. Aktifitas anti-histamin 
3. Mengobati Tumor 
4. Anti Bakteri 
5. Menyembuhkan luka radang 
6. Meningkatkan produksi susu pada ibu menyusui 

1. Kandungan Nutrisi
Black seed kaya akan kandungan nutrisi :
Nutritional Composition Black Cumin Seed
Protein 21%
Carbohydrates 35%
Fats 35-38%
Black seed mengandung Monosaccharides (molekul gula tunggal) dalam bentuk glucose, rhamnose, xylose, dan arabinose.

2. Aktifitas Anti-histamin 
Histamin adalah substansi yang dilepaskan oleh jaringan tubuh yang kadang menimbulkan reaksi alergi dan berhubungan dengan asma bronchitis. 

Pada tahun 1960, ilmuwan Badr-El-Din dan Mahfouz menemukan bahwa dimmer dithymoquinone diisolasi dari minyak volatile black seed, dengan nama “Nigellone” dan dipakai melalui mulut untuk beberapa pasien yang menderita asma bronchitis, yang ternyata mengurangi gejala pada sebagian besar pasien.

Hasil penelitian selanjutnya, crystalline nigellone diberikan pada anak-anak dan orang dewasa dalam penyembuhan asma bronchitis dengan hasil yang efektif dan tanpa efek samping, seperti keracunan. Setelah diteliti, bagaimanapun juga, meskipun efektif, crystalline nigellone menunjukkan reaksi penghambatan.

Pada tahun 1993, Nirmal Chakravarty,M.D, memimpin sebuah studi untuk mengetahui apakah penghambatan ini merupakan pengaruh dari penemuan bahwa mekanisme actual dibalik efek supresi dari crystalline nigellone pada histamine adalah bahwa crystalline nigellone memiliki protein kinase C, substansi yang dikenal dengan pemicu untuk melepaskan histamin.

Sebagai tambahan, studinya menunjukkan crystalline nigellone sebagai penghambat pada histamin. Hipotesanya ternya benar. Studi Dr Chakravarty's bahwa crystalline nigellone menurunkan pelepasan kalsium pada sel-sel penyanggah, yang juga melepas histamin.

Manfaat hasil tersebut adalah bagi mereka yang menderita asma bronchitis dan penyakit alergi lainnya dapat memanfaatkan crystalline nigellone.

3. Anti-tumor
Studi tentang potensi black seed terhadp anti tumor dilakukan oleh pusat penelitian Amala Research Center di Amala Nagar, Kerala (India) pada tahun 1991 mengacu pada pendapat Dr. Chakravarty untuk memanfaatkan black seed dalam pengobatan kanker. 

Menggunakan asam lemak derivan black seed, studi dengan menggunakan tikus Swiss albino menujukkan bahwa unsure aktif ini menghambat perkembangan jumlah sel kanker yang disebut dengan Ehrlich ascites carcinoma (EAC). Tipe sel kanker umum yang kedua, yang juga dipakai adalah Dalton's lymphoma ascites (DLA). 

Tikus yang mendapatkan sel EAC dan black seed menunjukkan keadaan yang normal tanpa adanya tumor, menunjukkan bahwa secara aktif 100% mencegah perkembangan tumor EAC.
Hasil di tikus yang menerima sel DLA dan black seed menunjukkan bahwa unsure aktifnya telah menghambat perkembangan tumor hingga 50% lebih baik daripada tikus yang tidak mendapatkan unsure aktif tersebut.

Studi tersebut menyimpulkan, “ Itu adalah bukti usur aktif tersebut mengisolasi dari nigella sativa
seeds sebagai penghambat anti-tumor, dan rantai panjang konstituen asam lemak mungkin sebagai komponen aktifnya”. 

4. Anti-bakteri 
Pada tahun 1989, dibuat laporan dalam Pakistan Journal of Pharmacy tentang manfaat anti-jamur dari minyak volatile dari black seed. Pada tahun 1992, para peneliti di Departemen Farmasi University of Dhaka, Bangladesh, memimpin sebuah studi aktifitas anti bakteri minyak volatile black seed dengan lima macam antibiotik: ampiciliin, tetracycline, cotrimoxazole, gentamicin, and Asam Nalidixic.

Minyak black seed terbukti paling efektif melawan bakteri, termasuk bakteri yang dikenal sangat kuat daya tahannya terhadap obat-obatan, seperti V. cholera, E. coli (bakteri yang biasa ditemukan pada daging yang tidak terlalu matang), dan Shigella spp, kecuali Shigella dysentriae. Kebanyakan keluarga Shigella menunjukkan pertumbuhan daya tahan yang cepat terhadap antibiotika yang biasa dipakai bahkan dengan menggunakan kemoterapi.

Secara singkat hasil penelitian-penelitian tersebut menyatakan , ada hal yang menarik bahwa black seed juga sering dipakai untuk mengobati gangguan sistem pencernaan. Secara tradisional, black seed masih digunakan untuk mengobati diare dan muntah-muntah, juga perut mulas, dan juga mengatasi keluhan dalam pemakaian obat pencahar (seperti: beberapa obat pencahar, buah-buahan, seperti Aprikot jika terlalu banyak). 

5. Obat Luka radang 
Diawal tahun 1960, Professor EL-Dakhakny melaporkan bahwa minyak black seed memiliki kemampuan meredakan radang dan sangat berguna untuk mengobati radang sendi.
Pada tahun 1995, sekelompok ilmuwan di Pharmacology Research laboratories, Departement of Pharmacy, Kings College, lond, memutuskan untuk melakukan sebuah tes efektifitas minyak Nigellan sativa dan derivannya thymoquinine, sebagai obat radang. Hasil studi mereka menemukan bahwa minyak menghambat pertumbuhan eicosanoid dan menunjukkan aktifitas sel anti-oksidan.

Penghambatan pertumbuhan eicasanoid, bagaimanapun juga lebih tinggi dibandingkan daripada yang diharapkan jika hanya menggunakan thymoquinone. Studi mereka menyarankan bahwa unsure dalam minyak turut serta dalam meningkatkan reaksi meredakan radang dalam sel. 

Para ilmuwan berspekulasi bahwa asam lemak tak jenuh yang terkandung dalam black seedlah yang mungkin meningkatkan efektifitas minyak tersebut.
Pada tahun 1997, banyak studi dilakukan di Microbiological unit of the Research Center, College of Pharmacy, King saud University, Riyadh, Saudi Arabia, dan menemukan bahwa dalam bentuk salep, efektifitas black seed tidak menimbulkan alergi.

6. Meningkatkan jumlah susu pada ibu menyusui
Sebuah studi yang dilakukan oleh Agarwhal (1979) menunjukkan bahwa Minyak Black Seed meningkatkan kadar susu bagi ibu menyusui.

Sumber literature dari University of Potchefstroom (1989), termasuk abstraksi biologi, yang berhubungan dengan kemampuan black seed dalam meningkatkan air susu bagi ibu yang menyusui dapat ditunjukkan dengan kombinasi lipid portion dan structur hormone dalam black seed.

Kajian Ilmiah Habbatussaudah 

Laporan ilmiah yang menyatakan bahwa black Seed memiliki kemampuan ajaib dalam mengobati.

1. Meningkatkan fungsi kekebalan tubuh
US Patents Sections, Antirival Agents Bulletin #5,482,711.

2. Black Seed menstimulasi sumsum di tulang dan imunitas sel serta produksi interferon, melindungi sel-sel normal melawan virus perusak sel, melawan sel tumor dan meeningkatkan jumlah anti bodi yang memproduksi sel B.
~ Cancer Immuno-biology Laboratory, south Carolina

3. Black Seed mengandung asam lemak tak jenuh, misalnya Linoleic dan asam Gammalinolen yang masuk dalam tubuh. Asam ini memungkinkan untuk pencapaian sistesis yang merupakan sistem kekebalan tubuh yang penting, yang meregulasi subtansi-subtansi yang merupakan turunan dari prostaglandin E1, asam Linoleic menstabilkan membran sel dan Prostaglandin memiliki efek menghambat radang. Hal ini menghentikan reaksi kekebalan tubuh yang menyebabkan penyakit kronis seperti jerawat dan demam karena alergi hingga dapat menyebabkan kanker.

4. Black seed terbukti memiliki efek anti histamin, anti-oxidant, anti-biotic, anti-mycotic dan penghambat bronchitis.
~Study of Oil Black Seed on Humans, American Scientists

5. Black seed benar-benar herba ampuh yang telah dipakai selama lebih 3000 tahun. Mengandung lebih dari 100 kandungan penting. Black seed adalah sumber yang penting untuk Asam Lemak Esensial, protein, karbohidrat, dan vitamin serta mineral “Black Seed juga kaya akan sterol, terutama beta - sitosterol, yang dikenal memiliki kemampuan mencegah kanker”. 
~Dr. Michael Tierra L.A.C.O.M.D. 

6. Hasil uji Black Seed membuktikan dapat dipakai untuk menyembuhkan banyak penyakit.
~Pharmaceutical newspaper, Wissenschaftlicher Text

7. Black seed merupakan sumber penting protein, carbohydrates, Asam Lemak Esensial, vitamin A, B1, B2, C dan Niacin juga mineral, seperti calcium, potassium, iron, magnesium, selenium, magnesium dan zinc.
~Phytochemichals of Nigella sativa seeds. Food Chemistry

8. Abdel, F.A.F.M.K. Matsumoto, et al. (2000). Antinociceptive effects of Nigella sativa oil and its major component, thymoquinone, in mice. European Journal of Pharmacology. [print] 400(1):89-97. Department of Pharmacology, Institute of Natural Medicine, Toyama Medical and Pharmaceutical University, 2630 Sugitani, Toyama, 930-0194, Japan.

9. Akova, A. and G. Ustun (2000). Activity and adsorption of lipase from Nigella saive seeds onCelite at different pH vaues. Biotechnology Letters. March 22(5): 355-359. Chemical Engineering Department, Istanbul Technical University, 80626, Maslak, Istanbul, Turkey.

10. Badary, O.A.N.A.B. Abdel, et al. (2000). The influence of thymoquinone on doxorubicin-induced hyperlipidemic nephropathy in rats. Toxicology. March 143(3): 219, 226. Department of Pharmacology and Toxicology, College of Pharmacy, Al-Azhar University, Nasr City, Cairo, Egypt.

Penelitian dan Studi Farmasi Tentang Habbatussaudah

1. Biji Nigella sativa menunjukkan aksi galactogogue pada tikus percobaan, artinya bahwa terdapat peningkatan volum kotoran tikus yang diberi makan biji-bijian tersebut. Uji histology menunjukkan lebih banyak proliferasi dari aktivitas acnidan secretari pada jaringan payudara pada induk tikus yang memakan biji N. Sativa (Agarwala et al, 1987).

2. Peningkatan volume susu yang diobservasi pada kambing setelah mengkonsumsi Nigela Sativa sebanyak 100 mg/kb berat selama 10 hari (Vihan and Panwar, 1987).

3. Persiapan pengobatan herbal dengan salah satu unsurnya Ni. Sativa menunjukkan efek hypoglycemic yang jelas pada percobaan hewan Eskander et. al (1995) Pada studi lebih lanjut campuran serbuk biji-bijian yang mengandung Nigella Sativa yang dipakai untuk teh herbal menunjukkan efek nyata hypoglycemic pada alloxan termasuk tikus yang menderita diabet. (E1.Sabrawy et. at: 1996).

4. Aplikasi pada lotion yang mengandung Nigella Sativa menunjukkan kemampuan penyembuhan luka setelah diuji coba pada luka di kambing, domba, dan anak sapi. (Ahmed et. al. 1995).

5. Kandungan aktif biji N. Sativa mengandung asam lemak yang setelah dikaji dapat berfungsi sebagai anti tumor melawan sel-sel Ehrlich ascities carcinoma (ECA), Dalton lymphomia ascities (DLA and Sarcoma 180 (5 180). Cytotoxicity 50% telah diteliti pada dosis pemakaian 1.5 mg, 3 mg and 1.5 mg, dengan hasil sedikit aktivitas melawan lymphocytes (Salomi et. al. 1992).

6. Ekstrak Etanol dari Black Seed dalam dosis 200 mg/kg dapat sedikit menghambat copper acetate yang diindusi pada ovulasi kelinci (Vohora et. al. 1973) . Air, Etanol (90%) dan ekstrak lainnya yang dikonsumsi oral tidak menunjukkan adanya penghambat pertumbuhan 
dan aktivitas resorptive pada tikus albino (Prakash dan mathur, 1976) namun terdapat aktivitas estrogenic pada tikus yang belum dewasa (Maurya et. al. 1983).

7. Ekstrak Alkohol pada N. Sativa dapat menghambat pertumbuhan E. coli, S. Aureus sedangkan ekstrak air menjadi tidak aktif (Kurup, 1956) . Ekstrak petroleum yang ditemukan aktif untuk melawan M. pyogenes, B, subtilis, D. pneumoniae dan S. pyrogens (bhatnagar, et. al. 1961).

8. Ekstrak etanol (50%) dari N. sativa menunjukkan aktivitas antiprotozal melawan E.histolytica turunan STA (Dhar et. al. 1968) . Minyak volatie dari Nigella Sativa memiliki efek anti spasmodic yang memungkinkan aktivitas calcium autagonistic (aquel 1993).

9. Ekstrak etanol (50%) N. Sativa menunjukkan hasil pada anjing / kucing, aktivitas lemah, spasmolytic yang terisolasi pada babi ileum guinea dan ekstrak efek depresi CNS pada tikus. Ini juga menunjukkan suatu antagonis terhadap hiperaktif amphetamin pada aktivitas anti kanker melawan Lewis lung carcinoma (Dhar et. al. 1968) . Minyak volatile dari Nigella Sativa memiliki efek anti spasmodic yang memungkinkan aktivitas calcium autagonistic (aquel 1993).

10. Ekstrak biji-bijian dari N. sativa menunjukkan kemampuannya dalam mencegah gangguan pada gigi (Namba et. al. 1985) sementara minyaknya dapat dipakai untuk obat anti serangga(Deshpande et. el. 1974), brorichodilator (mahfouz et. al. 1962; El Dakhakhny, 1965; Mahafouz et. al. 1996) , immunopotentiating (El kadi and Kandil, 1987) dan aktivitas hypotensive

Selasa, 01 November 2011

Mengenal Manfaat Tanaman Obat Ginkgo Biloba

Tanaman Ginkgo biloba berasal dari Cina bagian timur, kemudian dibawa ke Jepang dan dari sana pindah ke dunia barat. Pohon ginkgo dapat hidup sampai 2.000 tahun dan dapat mencapai ketinggian lebih dari 100 kaki. Pohon ini sangat kuat, bahkan, ada beberapa pohon ginkgo di Hiroshima, Jepang yang selamat dari bom atom. Pohon Ginkgo kadang-kadang disebut pohon fosil, pohon maidenhair, atau pohon Kew. Pohon ginkgo merupakan pohon nasional Cina. 

Sejarah Penggunaan 
Ginkgo biloba telah digunakan sebagai obat selama hampir 3.000 tahun. Dalam dunia kuno, daunnya digunakan untuk membantu sirkulasi darah dan untuk mengobati masalah kulit, seperti luka dan bintik-bintik. 

Bijinya digunakan sebagai obat serta untuk keperluan memasak, dapat juga untuk menyembuhkan gangguan pencernaan, masalah kandung kemih, dan bahkan kanker. Ginkgo juga secara tradisional digunakan untuk mengobati masalah paru-paru seperti asma dan bronkitis kronis. 

Penggunaan modern 
Untuk sebagian besar, hanya daun gingko yang sekarang digunakan untuk tujuan medis. Hal ini sangat jarang, di dunia barat, bahwa benih yang digunakan baik sebagai obat atau sebagai produk makanan. Ginkgo masih dianggap sebagai pengobatan yang baik untuk sirkulasi yang buruk. Namun, tidak muncul untuk memberikan bantuan apapun dari masalah kulit dan belum terbukti melawan kanker. 

Dua komponen utama dari daun ginkgo adalah flavonoid dan terpenoid. Flavonoid, antioksidan yang berbasis tanaman, membantu melindungi pembuluh darah dan sistem saraf pusat. Terpenoid melebarkan pembuluh darah dan membantu menjaga platelet darah dari saling menempel. 

Meskipun sekarang kebanyakan ginkgo digunakan oleh orang dewasa, umumnya tidak membahayakan anak-anak di atas usia dua. Telah ditemukan sangat berguna untuk orang dewasa dengan kognisi dan / atau gangguan konsentrasi seperti gangguan perhatian defisit. Sejak penemuannya 3.000 tahun yang lalu, ginkgo biloba tidak pernah keluar dari penggunaan. Pada abad ke-20 dan ke-21, ginkgo telah digunakan untuk mengobati masalah berikut: 

Attention deficit disorder (ADD) 
Ginkgo biloba adalah salah satu obat alami yang paling umum digunakan untuk mengobati gejala-gejala ADD. Ginkgo membawa lebih banyak oksigen ke otak dan membantu konsentrasi, sehingga membantu orang menenangkan diri dan fokus pada satu kegiatan pada suatu waktu. Telah terbukti sangat membantu untuk orang dewasa dengan gangguan tersebut. 

Penyakit Alzheimer / demensia 
Karena ginkgo telah terbukti untuk membantu konsentrasi bantuan dan meningkatkan kemampuan kognitif, itu lama berpikir bahwa hal itu bisa membantu meringankan, jika tidak sebaliknya, efek dari penyakit Alzheimer dan bentuk lain dari demensia. 

Tinnitus 
Pada saat ginkgo diresepkan untuk tinnitus. Telah terbukti cukup efektif karena dapat membantu pembuluh darah yang rusak dari telinga. Namun, tingkat keberhasilan tidak terlalu tinggi. Tinnitus, dengan cara apapun dianggap penyakit nomor satu yang menggunakan pengobatan ginkgo biloba. 

Masalah mata 
Jika diambil dengan benar, ginkgo dapat memperlambat kerusakan mata. Hal ini terutama membantu bagian dari retina yang dipengaruhi oleh degenerasi makula. Juga, ginkgo diambil dalam dosis besar, dapat membantu meningkatkan visi mereka dengan glaukoma. 

Depresi dan gangguan kecemasan 
Ginkgo dapat bertindak sebagai antidepresan. Hal ini juga telah terbukti membantu menenangkan suasana hati dari orang-orang dengan gangguan kecemasan. Namun, agar ginkgo untuk secara efektif mengobati gangguan kecemasan, itu harus dikombinasikan dengan obat alami lain, terutama jahe atau kompleks GABA. 

Impotensi
Ginkgo dapat memperkuat arteri yang memasok darah ke penis, sehingga membantu ereksi berlangsung. 

Premenstrual sindrom (PMS) dan menopause 
Ginkgo dapat membantu untuk wanita dengan gejala yang tidak menyenangkan dari PMS atau menopause. Hal ini dapat menenangkan suasana hati dan juga akan membantu mengendalikan otot-otot rahim. 

Astma 
Ginkgo dapat menjadi obat alami yang efektif untuk astma. Kemampuannya untuk melebarkan pembuluh darah dapat sangat mengurangi penyempitan jalan napas. Namun, terutama ketika merawat anak-anak dengan astma, ginkgo seharusnya hanya diberikan di bawah bimbingan seorang profesional medis. 

Bentuk Olahan Ginkgo Biloba 

Tablet 
Ginkgo paling sering diambil dalam bentuk tablet. Ekstrak dari daun yang dikombinasikan dengan silika dan bahan aktif lain dan dibuat menjadi tablet dalam miligram dengan kekuatan yang berbeda. 

Kapsul 
Ginkgo dalam bentuk kapsul jarang dikombinasikan dengan bahan lainnya. Hal ini dapat berguna jika dosis yang lebih besar yang diinginkan. Juga, ginkgo ekstrak daun tersedia dalam bentuk bubuk massal yang dapat digunakan untuk membuat kapsul buatan sendiri. 

Cair / tingtur 
Ginkgo biloba adalah ekstrak daun juga tersedia dalam bentuk cairan. Ginkgo yang dibeli dalam bentuk ini biasanya sudah dibagi ke dalam dosis yang tepat. Juga, ginkgo tersedia dalam bentuk tingtur tradisional. Kedua opsi ini dapat berguna bagi mereka yang memiliki kesulitan mengkonsumsi tablet dan kapsul. 

Teh 
Daun Ginkgo juga dapat dibuat menjadi teh. Daun ginkgo massal dapat dibeli dan digunakan dalam bentuk kemasan teh celup. Namun, ginkgo dalam bentuk teh yang tidak memberikan dosis yang sangat besar. Jika ginkgo digunakan untuk mengobati penyakit yang serius, sangat dianjurkan bahwa itu adalah diambil dalam bentuk lain dari teh. 

Efek Samping 
Secara umum, ginkgo biloba memiliki efek samping yang sangat sedikit. Jika terjadi overdosis, orang tersebut bisa mengalami palpitasi jantung atau pingsan. Namun, gejala ini hanya akan bersifat sementara dan akan berhenti begitu tidak mengkonsumsi. 

Penggunaan normal ginkgo dapat menyebabkan masalah usus ringan seperti muntah atau diare, namun, gejala ini tidak akan terjadi kecuali jika mengkonsumsi gingko pada saat perut kosong. 

Perlu diperhatian ginkgo biloba adalah pengencer darah. Hal ini dapat mengganggu antikoagulan dan antidepresan. Wanita hamil dan menyusui harus berkonsultasi dengan profesional medis sebelum menggunakan. 

Efek samping dari biji ginkg
Meskipun biji ginkgo bisa dimakan, harus hati-hati, mengkonsumsi dalam jangka panjang dapat menyebabkan keracunan, terutama pada anak-anak. 

Dosis normal 
Bila menggunakan ginkgo untuk meningkatkan konsentrasi atau untuk mengobati masalah kecil lainnya, umumnya dianjurkan untuk mengambil 60-200 mg per hari. Namun, dosis yang lebih besar dapat diambil ketika merawat masalah yang lebih serius. Ginkgo biasanya diambil 2-3 kali sehari, umumnya setelah makan.

Kamis, 27 Oktober 2011

Pengendalian Hama Tikus


Diantara berbagai jenis hama, tikus (rattus argentiventer) merupakan hama yang paling menjengkelkan karena sulit diberantas. Tikus merupakan binatang bersifat jera hama, yaitu tidak akan memangsa umpan beracun yang sama bila ia pernah memakannya. Perkembangbiakannya pun sangat cepat. Dalam setahun sepasang tikus mampu beranak hingga 1.270 ekor.

Tikus menyerang tanaman padi mulai dari yang masih di persemaian, stadia vegetatif sampai setelah membentuk biji. Artinya, tikus sangat menyukai daun, batang, maupun biji padi. Dalam pengendaliannya, sebaiknya dilakukan dengan cara-cara terpadu.

Teknik Budidaya
Pengendalian dengan cara ini adalah melakukan penanaman padi secara serentak agar serangan hama tidak mengarah hanya pada beberapa petak sawah saja. Idealnya, penanaman serentak dilakukan pada sawah seluas 20 hektar. Bila penanaman serentak tidak mungkin dilakukan karena petani di sekitar areal persawahan kita tidak mau melakukannya maka dengan teknik ini setidaknya sudah dapat mengurangi intensitas serangan hama tikus.

Cara Biologis
Pengendalian secara biologis antara lain membiarkan berbagai hewan predator tikus seperti ular sawah dan burung hantu hidup di sekitar aral persawahan.

Cara Fisik
Pengendalian tikus secara fisik dilakukan dengan cara pemasangan perangkap. Perangkap tikus berupa anyaman kawat besi — banyak dijual di pasaran — yang di dalamnya diberi umpan.

Untuk menghemat, perangkap bisa dibuat sendiri dari batang bambu. Caranya, batang bambu berdiameter 9 cm dipotong sepanjang 30 cm. Salah satu ujungnya harus tertutup ruas dan ujung lainnya terbuka (mirip lubang). Setelah dinding bambu diolesi lem tikus, masukan umpan ke dalamnya. Tikus akan tertarik untuk masuk lubang dan tubuhnya melekat pada lem.

Selain dengan lem, bagian dalam batang bambu juga bisa diolesi bubur kanji yang sudah dicampur dengan gerusan cabe rawit. Namun, batang bambu yang digunakan untuk cara ini kedua ujungnya harus terbuka. Letakan perangkap ini di depan lubangnya atau pada tempat-tempat yang sering dilalui tikus. Tikus yang melewati terowongan bambu tersebut akan terkena kanji pedas sehingga matanya menjadi buta dan akhirnya mati.

Bisa juga tikus diberi umpan dengan menggunakan umbi gadung. Bila tujuannya untuk menekan perkembangbiakan tikus, umbi yang digunakan adalah umbi gadung KB (dioscorea composita). Sementara bila tujuannya untuk mengurangi populasinya, umbi yang digunakan harus umbi gadung racun (dioscorea hispida). Pemberian umpan ini yang terbaik saat tanaman berada pada fase vegetatif. Bila umpan diberikan pada fase generatif, umpan tidak akan dimakan karena tikus lebih tertarik pada bulir padi.

disamping menggunakan perangkap dan umpan, cara lain adalah dengan menggunakan buah jengkol atau mengkudu yang sudah hampir busuk. Kedua buah tersebut menyebarkan aroma bau tidak sedap yang tidak disukai tikus. Cara penggunaannya adalah dengan mengiris-irisnya, lalu disebarkan di areal sawah yang diserang tikus.

Cara Mekanis
Pengendalian secara mekanis adalah melakukan upaya goropyokan, yaitu memburu tikus dengan menghancurkan atau membongkar sarang-sarang tikus yang ada di sekitar areal persawahan. Biasanya dari sarang tersebut tikus akan keluar. Selain pembongkaran, cara lain untuk mengeluarkan tikus dari sarangnya dengan pengomposan atau pengasapan belerang.

Tikus yang keluar dari sarangnya harus langsung ditangkap dengan cara diburu. Untuk memudahkan dalam perburuan bisa menggunakan bantuan anjing. Supaya lebih efektif, sebaiknya dilalukan secara bersama-sama dengan petani lain. Akan lebih baik lagi apabila kegiatan ini dilakukan oleh petani yang berbeda di areal yang berbeda pula. Namun, jika hal ini tidak bisa dilakuakan maka perlakuan di areal yang sama pun setidaknya dapat mengurangi populasi tikus.

Rabu, 26 Oktober 2011

Pupuk Organik Cair Mengandung N, P dan K


Dalam pertumbuhannya tanaman memerlukan tiga unsur hara penting, yaitu nitrogen (N), fosfat (P), dan kalium (K). Peranan utama nitrogen (N) adalah untuk merangsang pertumbuhan tanaman secara keseluruhan, terutama pada fase vegetatif, khususnya batang, cabang, dan daun. Selain itu, nitrogen pun berperan penting dalam pembentukan hijau daun (klorofil) yang sangat berguna dalam proses fotosintesis. Fungsi lainnya ialah membentuk protein, lemak, dan berbagai persenyawaan organik lainnya.

Unsur fosfor (P) bertugas mengedarkan energi keseluruh bagian tanaman, berguna untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan akar, khususnya akar benih dan tanaman muda. Selain itu, fosfor juga berfungsi sebagai bahan mentah untuk pembentukan sejumlah protein tertentu, membantu asimilasi dan pernapasan, mempercepat pembungaan dan pembuahan, serta mempercepat pemasakan biji dan buah.

Sedangkan fungsi utama kalium (K) adalah membantu pembentukan protein, karbohidrat dan gula. Kalium pun berperan dalam memperkuat tubuh tanaman agar daun, bunga, dan buah tidak mudah gugur. Membantu pengankutan gula dari daun ke buah atau umbi. Yang tidak bisa dilupakan adalah kalium pun merupakan sumber kekuatan bagi tanaman dalam menghadapi kekeringan dan serangan penyakit.

Bahan-bahan alami yang mengandung unsur nitrogen diantaranya azolla, kacang-kacangan, jerami atau dedaunan yang berwarna hijau, serta urin dan kotoran hewan atau manusia. Sementara bahan alami yang mengandung unsur fosfor dan kalium antara lain ampas tebu, batang pisang, sabut kelapa, dan abu kayu. Berikut adalah cara pembuatan pupuk organik cair (POC) berdasarkan kandungan unsur haranya.

POC dengan unsur hara N
Nitrogen menjadi sangat penting bagi tanaman pada fase vegetatif. Kekurangan hara ini akan menyebabkan pertumbuhan tanaman menjadi lambat. Mula-mula daun menguning dan mengering, lalu rontok. Daun yg menguning diawali dari daun bagian bawah, lalu disusul daun bagian atas.

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat POC berunsur hara N adalah daun salam 1 kg, babadotan 1 kg, air kelapa 1 liter, bintil akar kacang tanah 1 kg, EM TANI100 cc, dan gula pasir 10 sendok. Daun salam, babadotan, dan bintil akar kacang tanah ditumbuk sampai halus, lalu dimasukan ke dalam ember berisi air kelapa yang sudah dicampur EM TANI dan gula pasir. Selanjutnya ember ditutup rapat dan dibiarkan selama tiga minggu. Setelah itu cairan disaring dan siap untuk digunakan.

POC dengan unsur hara P
Gejala yang ditunjukan tanaman akibat kekurangan unsur fosfor adalah daun bawah berubah warna menjadi tua atau tampak mengkilap merah keunguan. Kemudian menjadi kuning keabuan dan rontok. Tepi daun, cabang, dan batang berwarna merah keunguan. Batang kerdil dan tidak menghasilkan bunga dan buah. Jika sudah terlanjur berbuah ukurannya kecil, jelek, dan lekas matang.

Bahan yang diperlukan untuk membuat POC berunsur hara P adalah batang pisang 1 kg, gula pasir 1 ons, dan air 1 liter. Untuk pembuatannya adalah sebagai brikut:
1.     Larutkan gula dengan air dalam ember dan iris-iris batang pisang.
2.     Masuka irisan tersebut pada plasitk yang sudah dilubangi sebelumnya atau dibungkus dengan kain kasa, lalu ikat jangan samapai irisan batang pisang berceceran.
3.     Masukan plastik atau kain kasa yang berisi irisan batang pisang ke dalam ember yang berisi larutan gula.
4.     Supaya tenggelam, platik atau kain kasa diberi pemberat.
5.     Tutup ember rapat-rapat.
6.     Setelah dua minggu irisan batang pisang dikeluarkan dari pembungkusnya, kemudian diremas-remas sampai airnya habis.
7.     Setelah disaring, larutan siap digunakan.

POC dengan unsur hara K
Kalium sangat penting bagi tanaman khususnya pada fase generatif, terutama dalam pembentukan biji, supaya biji tersebut bernas (berisi). Ciri tanaman yang kekurangan kalium adalah daun mengkerut atau keriting, timbul bercak-bercak merah kecoklatan lalu kering dan mati. Perkembangan akar lambat. Buah tumbuh tidak sempurna, kecil, jelek, dan tidak tahan lama.

Bahan untuk pembuatan pupuk cair ini adalah sabut kelapa sekitar 5 kg dan air 100 liter. Sabut kelapa dicacah, lalu dimasukan kedalam drum. Setelah itu, drum diisi air dan ditutup rapat. Supaya sabut kelapa tidak berantakan, sebaiknya dimasukan kedalam wadah (seperti irisan batang pisang), diikat dan diberi pemberat agar tenggelam. Setelah dibiarkan selama dua minggu air akan berubah warna menjadi coklat kehitaman. Selanjutnya air disaring dan siap untuk digunakan.

Aplikasi pada tanaman padi
-   Untuk merangsang pertumbuhan anakan semprotkan POC yang mengandung hara N dan P saat tanaman berumur 0-56 hari dengan interval seminggu sekali. Dosis yang digunakan untuk tangki yang berkapasitas 14 liter adalah 1 liter POC “N” ditambah 20 cc POC “P”.
-   Untuk merangsang pembungaan dan pembentukan biji yang bernas (berisi), semprot tanaman saat berumur 63 hari sampai biji padi terlihat menguning dengan interval seminggu sekali. Dosis yang digunakan adalah 40 cc POC “P” dicampur dengan 1 tangki (14 liter) POC “K”.

Selasa, 25 Oktober 2011

Pemanfaatan Urin Sebagai Pupuk Cair


Tanaman memerlukan unsur nitrogen (N) lebih banyak pada fase pertumbuhan vegetatif. Banyak hal yang bisa kita manfaatkan untuk memperoleh hara ini. Salah satunya dari urin manusia. Urin atau air seni atau istilah yang lebih umum dipakai adalah air kencing, merupakan cairan sisa reaksi biokimiawi rumit yang terjadi di dalam tubuh.

Sebanyak 70% bahan makanan yang dikonsumsi manusia dikeluarkan dalam bentuk air seni. Dalam sehari, orang dewasa dapat mengeluarkan air kencing antara 1 sampai 1½ liter atau rata-rata 500 liter dalam setiap tahunnya. Hara terkandungannya cukup tinggi, yaitu 80% nitrogen (Larsen et al, 2001) dan sisanya fosfat serta potasium. Ketiga unsur tersebut termasuk unsur penting dalam pertumbuhan tanaman. Sudah barang tentu hal ini akan sangat bermanfaat sekali kalau dijadikan pupuk, tentunya setelah melalui proses fermentasi terlebih dahulu agar bau pesingnya terurai.

Di Indonesia penggunaan pupuk dari hasil fermentasi urin manusia ini belum begitu banyak dipergunakan. Disamping faktor pengusahaannya yang belum memadai, masalah tabu dan juga jiji, sering menjadi kendalanya. Berbeda dengan Cina, Zimbabwe, Meksiko, India, Uganda, Jerman dan Swedia, pupuk urin ini merupakan bagian dari program pemanfaatan limbah yang disebut Ecological Sanitation (Ecosan).

Pupuk urin memiliki banyak keunggulan, baik dari sisi lingkungan, ekonomi, maupun sosial. Dalam lingkungan, penggunaan pupuk ini memperbaiki penanganan kesehatan masyarakat. Penggunaan pupuk air seni juga mampu meningkatkan hasil panen sehingga taraf hidup masyarakat membaik. Dengan kata lain, air kencing dapat menurunkan angka kemiskinan.

Hasil Penelitian
Menurut Ian Caldwell dan Arno Rosemarin dari Stockholm Environment Institute, Swedia, penggunaan urin dan kotoran manusia sebagai pupuk adalah cara utama dalam menerapkan pertanian berkelanjutan. Lebih jauh lagi, hal tersebut dapat membantu tercapainya ketahanan pangan dan mendukung tersedianya nutrisi yang lebih baik.

Sementara MnKeni bersama teman-temannya dari Universitas Fort Hare, Afrika Selatan, dari hasil penelitiannya menunjukan, bahwa penggunaan urin sebagai sumber nitrogen sebanding dengan pupuk urea.

Salah satu masalah yang dikhawatirkan dari pemanfaatan pupuk jenis ini adalah rasa produk tanamannya. Logikanya, penggunaan air seni sebagai pupuk berkemungkinan mempengaruhi mutu hasil tanaman. Namun, permasalahan ini ditepis oleh penelitianSurendra K. Pradhan dan rekannya dari Universitas Kuopio, Finlandia.

Mereka membandingkan penggunaan air kencing manusia sebagai pupuk kubis dengan pupuk buatan industri. Hasilnya, kemampuan pupuk urin sama dengan pupuk buatan industri pada dosis 180 kg N per hektar.

Bahkan pertumbuhan, biomassa, dan kandungan klorida tanaman sedikit lebih tinggi jika menggunakan pupuk air seni. Serangga yang biasanya ikut mati akibat penggunaan pupuk industri juga berkurang dengan menggunakan pupuk alami ini.

Penelitian ilmuwan ini membuktikan bahwa air seni manusia dapat digunakan sebagai pupuk tanpa mengancam nilai kehigienisan tanaman yang berarti. Selain itu, rasa produk makanannya juga tak berkurang meski tanaman yang menjadi bahan bakunya diberi pupuk urin.

Tanda Kebesaran Alloh
Air kencing manusia, ternyata bukan sekedar cairan tak berguna. Sederet manfaat dimiliki oleh cairan tersebut. Inilah satu lagi bukti kebesaran Alloh. Sungguh, tiada yang sia-sia segala apa yang telah diciptakanNya tak terkecuali air seni.

Oleh karena itu, sudah sepatutnya manusia bersyukur atas apa yang Alloh berikan. Sejatinya, hanya Dialah yang mampu menjadikan barang hina seperti urin manusia, dapat berfungsi sebagai pupuk. Ini karena Alloh adalah satu-satunya Tuhan yang memiliki sifat Maha Pencipta dan Maha Mengetahui, sebagaimana firmanNya: ”Sesungguhnya Rabbmu, Dialah Yang Maha Pencipta lagi Maha Mengetahui”. (QS Al-Hijr, 15:86)

Sebagian isi artikel di atas dikutip dari:
www.hidayatullah.com, yang ditulis oleh Syaefudin.
Penulis adalah Asisten Dosen Metabolisme, Departemen Biokimia, FMIPA Institut Pertanian Bogor.

Pembuatan POC Urin Manusia Ala Kang Aji
1.     Bahan terdiri dari urin 10 liter, air kelapa 10 liter, bakteri 1 liter dan gula pasir 1 kg. Jumlah tersebut boleh disesuaikan dengan kebutuhan, dengan syarat komposisi bahan mengikuti ketentuan yang ada.
2.     Bakteri yang digunakan EM TANI atau Biostarter dari Air Liur.
3.     Semua bahan diaduk, kemudian dimasukan kedalam molter.
4.     Fermentasi selesai setelah 2 minggu.

POC yang berbahan urin manusia ini diberi nama Fermak alias Fermentasi Air Kencing.

membuat mol
Molter yang terbuat dari galon
http://bertanimandiri.blogspot.com

Senin, 24 Oktober 2011

Membuat Kompos Jerami


Kompos merupakan hasil penguraian parsial dari campuran bahan-bahan organik yang dapat dipercepat secara artifisial oleh populasi berbagai macam mikroba dalam kondisi lingkungan yang hangat, lembab, dan aerobik atau anaerobik. Sedangkan pengomposan adalah proses dimana bahan organik mengalami penguraian secara biologis, khususnya oleh mikroba-mikroba yang memanfaatkan bahan organik sebagai sumber energi. Membuat kompos adalah mengatur dan mengontrol proses alami tersebut agar kompos dapat terbentuk lebih cepat. Proses ini meliputi membuat campuran bahan yang seimbang, pemberian air yang cukup, mengaturan aerasi, dan penambahan aktivator pengomposan.

Kompos mampu memperbaiki struktur tanah dengan meningkatkan kandungan bahan organik tanah dan akan meningkatkan kemampuan tanah untuk mempertahankan kandungan air tanah. Aktivitas mikroba tanah yang bermanfaat bagi tanaman akan meningkat dengan penambahan kompos. Aktivitas mikroba ini membantu tanaman untuk menyerap unsur hara dari tanah. Aktivitas mikroba tanah juga diketahui dapat membantu tanaman menghadapi serangan penyakit. Tanaman yang dipupuk menggunakan kompos cenderung lebih berkualitas dibanding tanaman yang dipupuk dengan pupuk kimia, misalnya hasil panen lebih tahan disimpan, lebih berat, lebih segar, lebih enak dan yang pasti lebih sehat.

Hal yang paling melimpah untuk dijadikan kompos adalah jerami. Jerami yang dihasilkan dari satu areal pesawahan, rata-rata 1,4 dari jumlah hasil panennya. Bayangkan saja jika dari satu hektar lahan sawah menghasilkan 6 ton padi, berarti jeraminya ada 8,4 ton. Dan kalau dibuat kompos dengan hasil rata-rata 60%, maka kompos yang dapat dihasilkan sebanyak 5,04 ton.

Hasil analisa laboratorium terhadap kompos jerami yang dibuat dengan menggunakan bakteri pengurai berbeda-beda nilai haranya. Hal ini tergantung dari jenis mikroba yang digunakan, komposisi bahan, cara dan perlakuan saat pembuatannya. Namun demikian perbedaan tersebut tidak lah terlalu signifikan. Berikut adalah salah satu dari hasil analisanya:
-   Rasio C/N............. 21
-   C-Organik............. 35,11%
-   Nitrogen (N).......... 1,86%
-   Fosfor (P2O5)......... 0,21%
-   Kalium (K2O)......... 5,35%
-   Kalsium (Ca).......... 4,2%
-   Magnesium (Mg)...... 0,5%
-   Tembaga (Cu)........ 20 ppm
-   Mangan (Mn).......... 684 ppm
-   Zing (Zn).............. 144 ppm

Kalau mengacu pada nilai sesuai dengan hasil analisa di atas, maka dalam setiap ton kompos jerami memiliki kandungan hara setera dengan 41 kg urea, 6 kg SP36, dan 89 kg KCl atau sama dengan total NPK 136 kg. Dan untuk kompos yang dihasilkan dari satu hektar lahan (5,04 ton) setara dengan 206,64 kg urea, 30,24 kg SP36, dan 448,56 kg KCL. Tentunya jumlah ini cukup untuk dikembalikan lagi ke lahan sawah sebagai pupuk dan pastinya dapat menghemat biaya pembelian pupuk. Sungguh luar biasa, bukan!

Cara-cara pembuatanya adalah sebagai berikut:
1.     Siapkan larutkan dari B-Satu, gula dan air sesuai petunjuk pada label.
2.     Tumpuk jerami, harus diinjak-injak sampai padat, setinggi 25 cm.
3.     Beri kohe diatasnya kira-kira setebal 5 cm. Tahap ini sifatnya opsional, boleh dilakukan, boleh tidak. Kalau dilakukan tentunya akan lebih baik karena dapat memperkaya kandungan haranya.
4.     Taburkan dedak padi halus, tidak perlu tebal cukup tertutup rata saja.
5.     Siramkan larutan yang telah disiapkan ke seluruh permukaan bahan secara merata. Apabila larutan habis dan proses penyiraman belum selesai, larutan harus dibuat lagi.
6.     Lakukan lagi tahap ke-2 sampai ke-5 di atasnya secara berlapis-lapis sampai mencapai ketinggian 1 meter (4 lapis).
7.     Tutup seluruh bahan dengan pelastik yang gelap atau terpal. Usahakan sinar matahari dan air hujan tidak tembus (masuk).
8.     Seminggu sekali penutup dibuka, kemudian bahan kompos dibalik (atas jadi dibawah). Setelah pembalikan selesai, bahan kompos harus ditutup kembali. Tahap ini dilakukan pada minggu ke-1 sampai ke-3.
9.     Setelah 4 minggu, kompos sudah matang (jadi). Kompos boleh langsung disebarkan di sawah atau dikering anginkan dulu.

Kompos yang baik memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1.     Warna menjadi coklat kehitaman.
2.     Terjadi perubahan bentuk fisik, menjadi remah.
3.     Suhu tidak panas (sama dengan suhu tanah).
4.     Tidak berbau.

kompos jerami
Kompos yang sudah matang (jadi)